Apa itu Neglectful Parenting? Pola Asuh yang Acuh! - Guruinovatif.id: Platform Online Learning Bersertifikat untuk Guru

Diterbitkan 20 Apr 2024

Apa itu Neglectful Parenting? Pola Asuh yang Acuh!

Dalam pola pengasuhan ini, orang tua seringkali acuh terhadap kebutuhan fisik, emosional, dan sosial anak-anak mereka. Mereka mungkin tidak memberikan perhatian yang cukup terhadap kebutuhan dasar anak, seperti nutrisi, kebersihan, atau pengasuhan yang emosional.

Refleksi

Redaksi Guru Inovatif

Kunjungi Profile
116x
Bagikan

Apa itu Neglectful Parenting?

Neglectful parenting adalah salah satu gaya pengasuhan di mana orang tua cenderung tidak terlibat secara aktif dalam kehidupan anak dan kurang memberikan perhatian, dukungan, atau bimbingan yang dibutuhkan. Dalam pola pengasuhan ini, orang tua seringkali acuh terhadap kebutuhan fisik, emosional, dan sosial anak-anak mereka. Mereka mungkin tidak memberikan perhatian yang cukup terhadap kebutuhan dasar anak, seperti nutrisi, kebersihan, atau pengasuhan yang emosional.

Baca juga:
Apa itu Permissive Parenting? Pola Asuh yang Bebas!

Sementara itu, orang tua dengan gaya pengasuhan ini cenderung tidak memperhatikan atau menanggapi sinyal-sinyal emosional atau perilaku anak dengan tepat. Mereka mungkin kurang responsif terhadap kebutuhan anak atau bahkan mengabaikannya sama sekali. Dampak dari neglectful parenting bisa sangat merugikan bagi perkembangan anak, termasuk masalah emosional, rendahnya rasa percaya diri, kesulitan dalam berinteraksi sosial, dan kesulitan dalam mengatur emosi. Selain itu, pola pengasuhan ini juga dapat menyebabkan gangguan perilaku dan masalah dalam hubungan interpersonal anak di kemudian hari.

Dampak Menerapkan Neglectful Parenting?

Menerapkan pola pengasuhan neglectful parenting dapat memiliki dampak yang serius pada perkembangan anak. Anak-anak yang dibesarkan dalam lingkungan di mana orang tua kurang memberikan perhatian, perawatan, dan dukungan emosional cenderung mengalami berbagai masalah psikologis dan sosial. Mereka mungkin merasa tidak dihargai, terisolasi, dan kesepian karena kurangnya interaksi yang bermakna dengan orang tua.

Selain itu, ketidakpedulian orang tua terhadap kebutuhan dasar anak, seperti makanan, pendidikan, dan keamanan, dapat menghambat perkembangan fisik, kognitif, dan sosial anak. Anak yang dibesarkan di lingkungan negatif biasanya memiliki kemampuan yang kurang, kesulitan dalam membangun hubungan yang sehat, dan kesulitan dalam mengelola emosi mereka.

Apa itu Neglectful Parenting? Pola Asuh yang Acuh!
Ilustrasi orang tua peduli terhadap anak (Pexels/Kindel Media)

Lebih lanjut, pola neglectful parenting dapat mengakibatkan anak mengalami kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan sosial dan memiliki risiko yang lebih tinggi untuk terlibat dalam perilaku berisiko, seperti penyalahgunaan zat-zat terlarang atau perilaku kriminal. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk menyadari dampak negatif dari pola pengasuhan neglectful parenting dan berupaya untuk memberikan perhatian, perawatan, dan dukungan yang cukup bagi perkembangan optimal anak-anak mereka.

Bagaimana Cara Mengatasinya?

Untuk mengatasi pola pengasuhan neglectful parenting, orang tua perlu menyadari pentingnya memberikan perhatian, perawatan, dan dukungan yang memadai bagi anak-anak mereka. Langkah pertama adalah meningkatkan kesadaran akan kebutuhan dan hak anak untuk mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari orang tua. Orang tua harus mengambil langkah-langkah konkret untuk terlibat secara aktif dalam kehidupan anak-anak, termasuk menghabiskan waktu berkualitas bersama mereka, mendengarkan mereka dengan penuh perhatian, dan memberikan dukungan emosional yang konsisten.

Baca juga:
Cara Parenting pada Anak yang Harus Dihindari Orang Tua!

Sementara itu, orang tua perlu meningkatkan keterampilan komunikasi mereka dengan anak-anak, sehingga anak merasa nyaman untuk berbicara tentang perasaan dan kebutuhan mereka. Penting juga bagi orang tua untuk mencari dukungan dan sumber daya jika mereka merasa kesulitan dalam mengatasi tantangan dalam pola pengasuhan mereka. Ini bisa melibatkan konseling, kelompok dukungan orang tua, atau bantuan dari profesional kesehatan mental atau layanan sosial.

Dengan kesadaran, komitmen, dan upaya yang konsisten, orang tua dapat memperbaiki pola pengasuhan mereka dan menciptakan lingkungan yang mendukung untuk perkembangan dan kesejahteraan anak-anak mereka.

Itulah penjelasan mengenai neglectful parenting. Semoga artikel ini dapat memberikan informasi orang tua dan guru, serta bisa lebih peduli lagi terhadap anak didiknya. Semoga cara ini dapat menjadi langkah awal yang baik untuk mempersiapkan anak melalui pendidikan di Indonesia.

Referensi:
Mengenal Neglectful Parenting, Dampak dan Cara Mengatasinya
Neglectful Parenting dan Efek Jangka Panjangnya pada Anak
What is Neglectful Parenting?

Daftar akun sekarang untuk mendapatkan 7 hari gratis layanan premium!
Dapatkan akses ke seluruh materi online course dan fasilitas lainnya di GuruInovatif.id!


Penulis: Francois Rynasher Mamarimbing | Penyunting: Putra

0

0

Komentar (0)

-Komentar belum tersedia-

Buat Akun Gratis di Guru Inovatif
Ayo buat akun Guru Inovatif secara gratis, ikuti pelatihan dan event secara gratis dan dapatkan sertifikat ber JP yang akan membantu Anda untuk kenaikan pangkat di tempat kerja.
Daftar Akun Gratis

Artikel Terkait

Ubah Hidup dengan Habit Tracker: Strategi Efektif untuk Meraih Kesuksesan
4 min
4 Cara Menyeimbangkan Peran Orang Tua sebagai Guru
2 min
Menghadapi Era Digital : Meningkatkan Kemampuan Literasi Digital di Kalangan Siswa dan Guru

Susanti Ika

Sep 10, 2023
1 min
Sejarah, Semboyan, dan Makna Hari Pendidikan Nasional!
3 min
Anda harus Tahu! Penyebab dan Cara Mengatasi Serangan Panik!
3 min
Temukan Jati Dirimu Lewat 3 Cara Berikut Ini!

Guru Inovatif

Jam operasional Customer Service

06.00 - 18.00 WIB