Pemanfaatan Augmented Reality (AR) dan Edugame Di Sekolah Pelosok Negeri dalam Meningkatkan Literasi Digital Siswa - Guruinovatif.id: Platform Online Learning Bersertifikat untuk Guru

Diterbitkan 15 Apr 2023

Pemanfaatan Augmented Reality (AR) dan Edugame Di Sekolah Pelosok Negeri dalam Meningkatkan Literasi Digital Siswa

Penggunaan teknologi dalam pembelajaran pasca pandemi di SD Negeri 29 Idai menggunakan Augmented Reality dan Edugame dapat meningkatkan literasi digital siswa. Hal ini didukung melalui pelatihan guru, in house training dan berbekal sertifikasi guru yang telah didapatkan.

Dunia Pendidikan

Niken Eka Priyani

Kunjungi Profile
1538x
Bagikan

Perkembangan teknologi saat ini telah berkembang sangat pesat, dimana Indonesia saat ini telah memasuki era revolusi Industri 4.0 dan akan segera menuju era revolusi industri 5.0. Perubahan dinamika teknologi yang sangat cepat saat ini telah mendorong guru untuk mampu meningkatkan kemampuan dan keterampilan penguasaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang dapat digunakan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran pasca pandemi. SD Negeri 29 Idai merupakan salah satu sekolah yang berada di pelosok negeri tepatnya berada di Desa Idai Kecamatan Ketungau Hulu Kabupaten Sintang Provinsi Kalimantan Barat. Media pembelajaran yang digunakan di SD Negeri 29 Idai selama ini hanyalah buku paket yang diperoleh dari pembelian menggunakan alokasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), serta menggunakan bahan ajar cetak seperti LKS yang dicetak oleh guru. Sedangkan kondisi di SD Negeri 29 Idai dengan ketiadaan listrik PLN dan minimnya sinyal menyebabkan siswa tidak mengenal media-media yang menarik. Satu-satunya media yang sering digunakan adalah media riil atau media asli serta media seperti LKS yang dicetak guru. Media asli atau riil lebih sering dipakai dalam pembelajaran, karena sekolah berada di bawah bukit dan dikelilingi hutan sehingga pembelajaran dapat dilakukan di luar ruangan (outdoor learning). Berdasarkan kondisi tersebut sebagai seorang guru di pelosok negeri Saya berupaya untuk menggunakan salah satu teknologi yang saat ini telah dikembangkan oleh Pusdatin Kemendikbudristek yang dapat didownload secara gratis melalui salah satu fitur dalam portal rumah belajar yaitu augmented reality, serta juga mengembangkan media edugame yang dapat diakses secara offline untuk digunakan dalam pembelajaran tematik di sekolah dasar yang ada di pelosok negeri.

 

Penggunaan teknologi dalam pembelajaran pasca pandemi di SD Negeri 29 Idai

  1. Augmented Reality 

Augmented reality merupakan penggabungan benda-benda nyata dan maya di lingkungan nyata (Irfansyah, 2017). augmented reality dapat dijadikan sebuah alternatif media pembelajaran digital bagi guru di sekolah. 

     2. Edugame

Edugame adalah sebuah permainan yang dikembangkan dengan memasukkan konten edukasi, sehingga siswa dapat belajar sambil bermain. Edugame ini juga merupakan jenis media yang digunakan untuk memberikan pengajaran, menambah pengetahuan penggunanya melalui suatu media unik dan menarik. Kelebihan Edugame dibandingkan dengan metode edukasi konvensional yaitu pada visualisasi dari permasalahan nyata. Edugame unggul dalam beberapa aspek jika dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional. Salah satu keunggulan edugame adalah pada visualisasi dari permasalahan nyata, meningkatkan logika dan pemahaman pemain terhadap suatu masalah melalui tugas yang diberikan (Vitianingsih, 2016).

 

Penggunaan media augmented reality serta edugame di SD Negeri 29 Idai telah mendapatkan respon yang sangat baik, hal ini terlihat dalam pembelajaran yang telah dilakukan. Saya sebagai seorang guru tentunya berusaha untuk mengikuti pelatihan guru, in house training serta berbekal sudah mengikuti sertifikasi guru tentunya berusaha menjadi lebih kreatif dan inovatif untuk penggunaan teknologi dalam pembelajaran pasca pandemi. Siswa secara bergantian belajar menggunakan perangkat gawai yang dimiliki oleh guru untuk melihat animasi dalam bentuk 3 dimensi yang sangat menarik melalui penggunaan augmented reality, dimana terlihat bahwa siswa termotivasi dan secara bergantian belajar membaca tulisan yang muncul pada layar perangkat gawai guru yang telah terinstal aplikasi augmented reality dari Pusdatin Kemendikbudristek. Proses pembelajaran dapat dilihat pada Gambar 1 dan Gambar 2. 

 

Gambar 1. Aktivitas literasi digital menggunakan augmented reality di SDN 29 Idai

 

Gambar 2. Aktivitas literasi digital menggunakan edugame di SDN 29 Idai

Pembelajaran yang dilakukan menggunakan augmented reality di SD Negeri 29 Idai dapat memotivasi siswa untuk mendapatkan pengetahuan berbagai jenis pekerjaan yang diimpikan siswa atau dicita-citakan oleh siswa melalui tayangan animasi 3 Dimensi. Adanya gambar yang menarik yang dilengkapi dengan teks dirasakan lebih menarik, sehingga siswa mampu untuk menghubungkan informasi yang diterimanya dengan kenyataan yang ada dalam kehidupan sehari-hari. Penggunaan augmented reality dalam pembelajaran juga memungkinkan siswa untuk menjelajahi dunia secara interaktif dan kolaboratif, karena teknologi augmented reality memungkinkan siswa untuk dapat menyaksikan video, suara, dan gambar 3 Dimensi secara realtime. Salah satu kelebihan dari pemanfaatan augmented reality dari portal Rumah Belajar Pusdatin Kemendikbudristek ini adalah dapat dimanfaatkan secara offline sehingga bisa bermanfaat bagi sekolah di pelosok negeri yang sinyalnya sulit. Sedangkan untuk edugame ini dikembangkan oleh saya sendiri sebagai seorang guru di pelosok negeri sehingga dapat bermanfaat bagi siswa-siswi di SD Negeri 29 Idai. Edugame ini juga dapat dimanfaatkan secara offline sehingga cocok diterapkan di sekolah pelosok negeri terutama di tempat tugas saya sendiri yaitu di SD Negeri 29 Idai. Sehingga dengan penggunaan teknologi dalam pembelajaran pasca pandemi memanfaatkan augmented reality serta edugame dapat meningkatkan literasi digital siswa di sekolah pelosok negeri. Hal ini tentunya dapat terwujud karena guru telah berusaha mengembangkan diri melalui pelatihan guru, in house training dan berbekal sertifikasi guru yang telah didapatkan, sehingga sekolah di pelosok negeri tidak tertinggal dalam teknologi.

 

#Guruinovatif, #LombaArtikelS3, #ArtikelGI, #LombaGI


Penyunting: Luqmanul Hakim

 

36

0

Komentar (36)

Lisda, S.Pd.

Apr 29, 2023

sukses selalu bu

Niken Eka Priyani

May 04, 2023

aamiin

Balas

Ansella, S.Pd.

Apr 29, 2023

keren bu dan tetap semangat

Niken Eka Priyani

May 04, 2023

terimakasih bun

Balas

Nurhadi, S.Pd.

Apr 29, 2023

semangat selalu bu

Niken Eka Priyani

May 04, 2023

terimakasih pak

Balas

Lihat Komentar Lainnya

Buat Akun Gratis di Guru Inovatif
Ayo buat akun Guru Inovatif secara gratis, ikuti pelatihan dan event secara gratis dan dapatkan sertifikat ber JP yang akan membantu Anda untuk kenaikan pangkat di tempat kerja.
Daftar Akun Gratis

Artikel Terkait

Menghadapi Tantangan dalam Mengajar Anak Tunagrahita: Dukungan Individual dan Kolaborasi
4 min
Meningkatkan Pengembangan Keterampilan Digital: Kolaborasi Siswa dan Guru

MUHAMMAD MAHATIR

Sep 06, 2023
2 min
Menuju Indonesia Maju dengan Kurikulum Merdeka

NAWAWI EFENDI

May 29, 2023
1 min
Cara Mengatur Keuangan bagi Mahasiswa, Terapkan Tipsnya Agar Tidak Boncos!

kampus inovatif

Nov 18, 2023
2 min
Bijak Sikapi Komentar Negatif di Dunia Digital

NOVIANITA

Sep 09, 2023
3 min

Guru Inovatif

Jam operasional Customer Service

06.00 - 18.00 WIB