MENUMBUHKAN MINAT LITERASI SISWA MELALUI PEMBUATAN KOMIK STRIP DENGAN MEDIA CANVA - Guruinovatif.id: Platform Online Learning Bersertifikat untuk Guru

Diterbitkan 31 Mei 2023

MENUMBUHKAN MINAT LITERASI SISWA MELALUI PEMBUATAN KOMIK STRIP DENGAN MEDIA CANVA

MENUMBUHKAN MINAT LITERASI SISWA MELALUI PEMBUATAN KOMIK STRIP DENGAN MEDIA CANVA

Metode Mengajar

Diana Agustin Tri Nugrahaeni, S.KM., S.Pd

Kunjungi Profile
1598x
Bagikan

MENUMBUHKAN MINAT LITERASI SISWA MELALUI PEMBUATAN KOMIK STRIP DENGAN MEDIA CANVA

Diana Agustin Tri Nugrahaeni, S.KM., S.Pd., Gr*)

 

  1. Latar Belakang

Gerakan Literasi Sekolah (GLS) adalah kemampuan mengakses, memahami, dan menggunakan sesuatu secara cerdas melalui berbagai aktivitas, antara lain membaca, melihat, menyimak, menulis, dan/atau berbicara. Gerakan Literasi Sekolah merupakan sebuah upaya yang dilakukan secara menyeluruh untuk menjadikan sekolah sebagai organisasi pembelajaran yang warganya literat sepanjang hayat melalui pelibatan publik (Kemendikbud, 2016).

Kondisi kemampuan menulis siswa di SD masih rendah, hal ini disebakan oleh beberapa faktor. Faktor yang pertama adalah rendahnya peran guru dalam membina siswa agar terampil menulis. Dalam pembelajaran menulis seharusnya dapat melatih siswa untuk mengemukakan ide – idenya, namun hal ini masih belum dapat dilaksanakan dengan baik dalam kegiatan pembelajaran. Di sisi lain, guru juga tidak melakukan penilaian dengan tepat terhadap kemampuan menulis siswa. Hal ini dikarenakan guru hanya melakukan penilaian berdasarkan banyak sedikitnya tulisan yang dihasilkan, kerapian tulisan, dan faktor lain yang tidak esensial. Penilaian tersebut bukan merupakan yang ideal, karena tidak dapat membangun kemampuan menulis siswa. Faktor selanjutnya yang menyebabkan rendahnya kemampuan menulis siswa adalah pendekatan yang digunakan dalam kegiatan menulis kurang tepat. Secara umum guru masih banyak yang menggunakan pendekatan gramatis sebagai pendekatan utamanya. Dalam pendekatan ini, siswa lebih cenderung mempelajarai tata bahasa dibandingkan menuangkan ide – idenya dalam menulis. Sehingga siswa akan cenderung malas untuk menulis karena dia harus mempelajari mengenai tata bahasa trlebih dahulu. Dengan adanya kondisi tersebut, kegiatan menulis di sekolah harus diperbaiki. Guru harus bisa menerapkan metode pembelajaran menulis yang tepat kepada siswa, selain itu juga dapat didukung dengan penggunaan media pembelajaran yang menarik agar siswa dapat belajar dengan baik. Dengan memunculkan inovasi-inovasi baru dalam kegiatan belajar mengajar, siswa akan tidak mudah bosan ketika menerima materi-materi yang dijelaskan oleh guru.

Mengasah keterampilan menulis anak dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai hal, salah cara yang dapat digunakan yaitu dengan menggunakan media pembelajaran. Media pembelajaran yaitu perantara atau pengantar sumber pesan dengan penerima pesan, merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemauan sehingga terdorong serta terlibat dalam pembelajaran. Dengan adanya media pembelajaran tentunya akan sangat membantu terlaksananya kegiatan pembelajaran. Media pembelajaran dibagi menjadi 3 macam diantaranya, audio, visual, dan audiovisual. Media yang berbentuk audio merupakan media yang dapat didengarkan saja contohnya rekaman. Media yang berbentuk visual merupakan media yang dapat dilihat saja, contohnya dapat berupa gambar dan komik. Media yang berbentuk audiovisual merupakan media yang dapat dilihat serta didengarkan contohnya video pembelajaran. 

Seperti upaya yang dilakukan pada siswa kelas 3 SD Al Uswah 2 Surabaya untuk mengasah kemampuan menulis siswanya yaitu dengan menggunakan media pembelajaran. Hal ini dilakukan untuk mengembangkan kreatifitas yang ada pada diri siswa. 

Bentuk kreatifitas yang ditumbuhkan oleh siswa kelas 3 SD Al Uswah 2 Surabaya yang menjadi fokus dalam penelitian ini merupakan bagian dari pertumbuhan ide yang dimiliki oleh siswa, kemudian oleh guru siswa diberikan arahan untuk menuangkan idenya ke dalam sebuah tulisan. 

Media pembelajaran yang digunakan pada siswa kelas 3 SD Al Uswah 2 Surabaya untuk menumbuhkan kreatifitas siswa dalam menulis adalah komik strip. Komik strip merupakan cerita bergambar yang umunya terdiri atas 3 – 4 panel namun isinya sudah mencakup suatu gagasan yang utuh. Hal tersebut dikarenkan gambarnya yang hanya sedikit tentunya gagasan yang disampaikan juga sedikit dan hanya ada satu topik pembicaraan didalamnya.

Era abad XXI yang identik dengan era revolusi industri 4.0 ditandai dengan berbagai bentuk perubahan yang paragdigmatis. Secara makro ada enam tren yang tengah melanda dunia memasuki era abad XXI. Pertama, revolusi digital berkembang dengan sangat pesat salah satunya dalam dunia pendidikan.

Salah satu dari banyaknya aplikasi yang telah hadir dalam dunia teknologi ialah Canva. Canva adalah program desain online yang menyediakan bermacam peralatan seperti presentasi, resume, poster, pamflet, brosur, grafik, infografis, spanduk, penanda buku, bulletin, dan lain sebagainya yang disediakan dalam aplikasi canva. Adapun jenis-jenis presentasi yang ada pada Canva seperti presentasi kreatif, pendidikan, bisnis, periklanan, teknologi, dan lain sebagainya. 

Adapun kelebihan dalam aplikasi canva dapat dilihat sebagai berikut. 

1. Memiliki beragam desain yang menarik 

2. Mampu meningkatkan kreativitas guru dan siswa dalam mendesain media pembelajaran karena banyak fitur yang telah disediaakan. 

3. Menghemat waktu dalam media pembelajaran secara praktis. 

4. Dalam mendesain, tidak harus memakai laptop, tetapi dapat dilakukan mealui gawai. (Tanjung & Faiza, 2019) 

Selain kelebihan yang didapat dalam aplikasi Canva ini, ada juga kekurangan mendasar yang di dapat pada aplikasi ini, yaitu bila ingin menggunakan Canva, setiap pemakai harus mempunyai paket data agar bisa tersambung dan dapat menggunakan Canva, selain itu juga desain yang disajikan dalam aplikasi Canva ada beberapa template yang berbayar, tetapi hal ini tidak menjadi masalah, dikarenakan banyak template yang bagus tetapi gratis saat dipakai.

 

B. Tujuan

Tujuan penulisan best practice ini adalah  (1) Menumbuhkembangkan budi pekerti peserta didik melalui pembudayaan ekosistem literasi sekolah yang diwujudkan dalam Gerakan Literasi Sekolah agar  menjadi pembelajar sepanjang hayat, (2) Untuk melihat keterampilan siswa dalam membuat komik strip melalui media aplikasi canva, (3) Untuk menguji kemampuan siswa dalam menguraikan kata per kata menjadi sebuah kalimat yang sesuai, (4) Sebagai eksperimen dalam menemukan sebuah strategi untuk menguji adrenalin siswa dalam bermain dengan kata-kata, dan (5) Sebagai proses siswa untuk mengenal arah dan maksud budaya literasi menulis dan membaca untuk bahan kepustakaan di kelas masing-masing.

 

C. Tantangan Mencapai Tujuan Pembelajaran

Tantangan dalam kegiatan menumbuhkan literasi melalui pembuatan komik strip dengan menggunakan media aplikasi canva yakni ketika awal pengenalan penggunaan media aplikasi canva. Anak-anak yang belum terbiasa menggunakan media canva merasa kebingungan dalam menggunakan fitur. Namun, seiring berjalannya waktu anak-anak sudah terbiasa dalam menggunakan media canva.

Tantangan kedua yakni, anak-anak masih kebingungan dalam menentukan ide dalam membuat komik strip. Cerita yang dibuat masih belum terlalu menyambung dan diksi yang dipilih masih belum beraturan.

Namun dengan kegiatan ini, siswa dapat memulai dan mencoba mengembangkan kreatifitas. Hal ini terbukti efektif dapat meningkatkan minat bakat siswa dalam menulis dan membaca. Selain dirasa menyenangkan dan tidak membosankan, kegiatan pembelajaran ini sangat sesuai dengan perkembangan zaman saat ini.

 

D. Langkah-langkah Pembuatan Komik Strip

Untuk mempermudah pembuatan komik strip, berikut merupakan langkah – lang kah dalam pembuatannya:

  1. Membuat ide cerita 

Sebelum membuat komik strip, tentunya harus mengetahui bagaimana jalan cerita yang akan dituliskan didalamnya. Oleh karena itu langkah pertama yang harus dilakukan adalah menentukan ide atau pokok cerita yang akan dituliskan di dalam komik strip tersebut.

    2. Menentukan format komik

 Setelah menemukan ide cerita yang pas untuk komik strip, langkah selanjutnya yakni menentukan bagaimana format komik strip yang akan dibuat. Untuk formatnya biasanya terdiri atas 3 – 4 panel saja. Karena di dalam komik strip hanya berisi cerita singkat – singkat saja.

   3. Membuat sketsa gambar 

Setelah menentukan bagaimana format komik strip yang akan dibuat, yang harus dilakukan adalah membuat sketsa gambar di dalam panel – panel yang telah dibuat sebelumnya. Dalam membuat sketsa, juga harus memperhatikan tempat untuk balon teks percakapan yang digunakan untuk menuliskan isi teks dialog dari komik strip. Jadi, dalam pembuatan sektsa gambar juga dibuat balon teks percakapan. Hak tersebut dilakukan agar ketika gambar sudah selesai tidak bingung untuk meletakkan baln teks percakapan. Dalam pembuatan teks percakapan, juga harus memperhatikan seberapa banyak teks yang akan dituliskan di dalamnya.

   4. Mewarnai gambar yang telah dibuat 

Setelah selesai membuat sketsa, langkah selanjutnya yang harus dilakukan yakni mewarnai gambar yang telah dibuat. Proses mewarnai gambar harus dilakukan dengan hati – hati agar hasil gambar yang dihasilkan terlihat bagus nan rapi.

   5. Menuliskan isi teks dialog 

Langkah terakhir yang harus dilakukan yaitu menuliskan isi dialog yang telah dipikirkan pada saat menentukan ide cerita. Untuk menuliskan isi dialog, biasanya dituliskan di dalam balon teks percakapan.

 

E. Langkah-langkah Menggunakan Aplikasi Canva

Aplikasi Canva dapat digunakan atau dipakai memalui gawai ataupun laptop. Cara memakainya juga tidak terlalu sulit, sehingga bisa memudahkan orang maupun guru dan peserta didik untuk memakainya, berikut adalah langkahlangkah menggunakan aplikasi Canva dengan mengandalkan gawai yang mana dapat dijangkau oleh banyak orang.

  1. Mendownload Aplikasi Canva Melalui Play Store. 

Jika ingin mendapatkan aplikasi Canva, cara pertama ialah mendownload aplikasi Canva memalui Play Store, dengan cara membuka play store, kemudian ketik ‘Canva’ pada kolam penelusuran, nanti secara otomatis aplikasi Canva ini akan muncul, lalu klik instal dan tunggu hingga aplikasi Canva terdownload dan dapat dibuka.

   2. Membuat Akun Canva. 

Setelah aplikasi Canva sudah terdownload dan terpasang pada ponsel, langkah selanjutnya ialah buka aplikasi Canva, dari situ akan muncul pilihan pendaftaran memalui facebook, google, ataupun lanjut dengan email. Guru atau peserta didik bisa klik pilihan itu untuk membuat akun di Canva, dan mengikuti langkah-langkah yang ditunjukan.

   3. Membuat Desain Melalui Canva. 

Setelah sudah membuat akun di Canva, guru dan peserta didik sudah bisa menggunakan Canva sesuai kebutuhan. Aplikasi Canva ini sangat banyak dan beragam sekali untuk membuat suatu desain, yaitu desain logo, video, poster, cerita Instagram, kartu nama, undangan, label, kolase foto, iklan, promosi, dan lain sebagainya. Template yang menarik juga sudah disediakan di aplikasi Canva, bisa guru dan peserta didik gunakan template itu dengan hanya mengubah tulisan atau gambar sesuai kebutuhan. 

   4. Menyimpan Hasil Desain dari Canva. 

Setelah desain yang Anda buat sudah selesai, langkah terakhir ialah menyimpan desain yang sudah Anda buat. Cara menyimpannya ialah, klik tanda panah kebawah yang berada di pojok kanan atas, setelah di klik, desain Anda akan otomatis tersimpan dalam galeri maupun file Anda.

 

F. Refleksi

Berdasarkan hasil dan pemaparan di atas dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran sangat diperlukan untuk menunjang suatu pendidikan. Media yang disajikan pada masa ini lebih mengedepankan teknologi dan komunikasi untuk diimplementasikan di ranah-ranah pendidikan. Kegiatan membuat komik strip melalui aplikasi canva sangat membantu dalam upaya minat literasi siswa. Aplikasi Canva dapat dimanfaatkan dalam ranah pendidikan. 

 

Referensi:

 

Widyani, Nur, dkk. 2016. Panduan Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Menengah Kejuruan. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan MenengahKementerian Pendidikan dan Kebudayaan

 

https://www.smpn12jogja.sch.id/2020/07/12/gerakan-literasi-sekolah-pengertian-tujuan-komponen-prinsip-tahap-dan-contoh/

 

https://ayoguruberbagi.kemdikbud.go.id/artikel/pembelajaran-berdiferensiasi-dan-penerapannya-di-kelas/


Penyunting: Putra

0

0

Komentar (0)

-Komentar belum tersedia-

Buat Akun Gratis di Guru Inovatif
Ayo buat akun Guru Inovatif secara gratis, ikuti pelatihan dan event secara gratis dan dapatkan sertifikat ber JP yang akan membantu Anda untuk kenaikan pangkat di tempat kerja.
Daftar Akun Gratis

Artikel Terkait

Kuak Rahasia Metode Pembelajaran Terbaru yang Membuat Siswa Terlibat Aktif dan Paham Lebih Dalam! Temukan Keajaiban Inquiry-Based Learning dalam Pendidikan Modern!
3 min
Menarik Untuk Guru! Merancang Dialog Pedagogik Siswa Untuk Berpikir Kritis Dan Kreatif dengan Model

Hafecs HRP

Nov 30, 2021
6 min
Pentingnya Model Pembelajaran Baru Berbasis Teknologi yang Guru Harus Tahu!
3 min
Moodle dalam Pembelajaran
4 Strategi Pengajaran Efektif dalam Kelas

Dwita Nurcahyani

Sep 20, 2021
2 min

Guru Inovatif

Jam operasional Customer Service

06.00 - 18.00 WIB

Kursus Webinar