Pentingnya Guru Mengetahui Soal HOTS! - Guruinovatif.id: Platform Online Learning Bersertifikat untuk Guru

Diterbitkan 15 Mei 2024

Pentingnya Guru Mengetahui Soal HOTS!

Apakah Anda familiar dengan istilah soal HOTS? Soal HOTS atau Higher Order Thinking Skills adalah jenis soal yang dirancang untuk menguji kemampuan siswa dalam berpikir tingkat tinggi, seperti analisis, evaluasi, dan kreasi.

Metode Mengajar

Redaksi Guru Inovatif

Kunjungi Profile
57x
Bagikan

Apakah Anda familiar dengan istilah soal HOTS? Soal HOTS atau Higher Order Thinking Skills adalah jenis soal yang dirancang untuk menguji kemampuan siswa dalam berpikir tingkat tinggi, seperti analisis, evaluasi, dan kreasi. Soal ini tidak hanya menguji pengetahuan dasar, tetapi juga mengharuskan siswa untuk menerapkan pengetahuan mereka dalam konteks yang lebih kompleks. Biasanya, soal HOTS menuntut pemecahan masalah yang kreatif, pemikiran lateral, dan kemampuan berpikir kritis yang lebih mendalam daripada soal-soal konvensional. Apakah Anda tertarik untuk mengetahui lebih lanjut tentang contoh soal HOTS?

Asal-Usul Istilah HOTS

Awalnya, konsep HOTS diperkenalkan melalui Taxonomy of Educational Objectives yang dikembangkan oleh Benjamin S. Bloom dan rekan-rekannya pada tahun 1956. Taksonomi ini menggambarkan berbagai tingkat pemikiran, yang dikenal sebagai Taksonomi Bloom, yang mencakup ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Ranah kognitifnya meliputi tujuan pembelajaran terkait pengetahuan dan keterampilan mental.

Kemudian, konsep Taksonomi Bloom direvisi oleh Lorin Anderson, David Karthwohl, dan lainnya pada tahun 2001, menjadi enam tingkatan:

  1. Mengingat

  2. Memahami

  3. Mengaplikasikan

  4. Menganalisis

  5. Mengevaluasi

  6. Mencipta.

Tingkatan 1-3 dianggap sebagai kemampuan berpikir tingkat rendah (LOTS), sementara tingkatan 4-6 sebagai kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS). Ini mengilustrasikan evolusi konsep HOTS dari sumber asalnya hingga klasifikasi baru yang menekankan kemampuan berpikir tingkat tinggi dalam proses pembelajaran.

Baca juga:
Jenis-Jenis Artikel yang Perlu Anda Ketahui Beserta Contohnya

Tujuan Soal HOTS

Tujuan dari penggunaan soal HOTS adalah untuk mengukur kemampuan siswa dalam berpikir tingkat tinggi, bukan hanya kemampuan mereka dalam mengingat atau memahami informasi. Dengan menggunakan soal HOTS, guru dapat mengukur sejauh mana siswa mampu menerapkan, menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan pengetahuan baru dari materi yang mereka pelajari. Tujuan ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan analitis siswa, sehingga mereka dapat menghadapi tantangan dan masalah dunia nyata dengan cara yang lebih efektif. Selain itu, penggunaan soal HOTS juga membantu guru dalam mengevaluasi pemahaman konseptual dan penerapan pengetahuan siswa secara lebih menyeluruh.

Pentingnya Guru Mengetahui Soal HOTS!
Ilustrasi mengerjakan soal HOTS (Gambar: Pixabay/Lecroitg)

Baca juga:
5 Puisi Menarik Hari Pendidikan Nasional

Contoh Soal HOTS

Berikut ini beberapa contoh soal tipe HOTS, sebagaimana dirangkum dari buku Higher Order Thinking Skills untuk Natural Sciences (Penulis: Zulfikar Alimuddin & Nikmah Hariati):

  1. 3, 9, 27, 81, …

    Berapa angka selanjutnya?

    Pembahasan: Angka pertama pada barisan tersebut adalah 3, angka kedua 9, dan angka ketiga adalah 27. Untuk mendapatkan hasil 9 maka adalah 3x3 atau 3 3 3 = 9

    Oleh karena itu, diperoleh jawaban, seperti

    3, 9 (3x3), 27 (9x3), 81 (27x3), 243 (81x3)

    Jawaban: 243

  2. 3, 5, 7, 9, …

    Berapa angka selanjutnya?

    Pembahasan: Angka pertama pada barisan tersebut adalah 3, angka kedua 5, dan angka ketiga adalah 7. Untuk mendapatkan hasil 5 maka adalah 3 2

    Oleh karena itu, diperoleh jawaban, seperti

    3, 5 (3 2), 7 (5 2), 9 (7 2), 11 (9 3)

    Jawaban: 11

  3. Berapa besarnya U32 dari deret barisan berikut 7, 9, 11, 13, 15, 17, 19, 21, 23, 25, 27, …

    Pembahasan:

    a= 7, b = 2

    sehingga dapat dihitung bahwa U32 = a (n-1) b = 7 (32-1)2 = 69

    Jawaban: 69

  4. Jumlah n pada suku pertama dalam deret aritmatika digambarkan sebagai Sn = (5n – 19). Hitunglah besarnya beda pada deret tersebut.

    Pembahasan:

    S1 = 1/2 (5(1) -19) = -7

    S1 = U1 didefinisikan sebagai a yang merupakan suku pertama dalam deret

    S2 = 2/2 (5×2 – 19) = -9

    S2 = U1  U2 = a (a b)

    S2 = -7 (-7 b) = -9

    b = -9 14 = 5

    Jawaban: Besarnya beda dalam deret ini adalah 5

  5. Cobalah untuk menentukan suku tengah dari deret berikut ini 9, 11, 13, 15, 17, …. 69

    Pembahasan:

    Un = 69, a = 9

    Sehingga:

    Ut = 1/2 (a Un) = 1/2 (9 69) = 39

    Jawaban: Suku tengah pada deret tersebut adalah 39

Itulah penjelasan mengenai soal HOTS. Semoga artikel ini dapat membantu guru dan siswa untuk mau belajar soal HOTS. Harapannya pendidikan Indonesia semakin maju dengan kualitas soal dan pengajaran yang semakin baik!

Bingung tidak ada gambaran soal HOTS seperti apa? Jangan biarkan ini terjadi! Miliki buku HOTS dari GuruInovatif.id dan tingkatkan rasa percaya diri Anda! Yuk dapatkan panduannya sekarang dan buktikan sendiri manfaatnya!

Dapatkan buku HOTS ini

Referensi:
Pengertian dan Beberapa Contoh Soal HOTS (Higher Order Thinking Skill)
Buku Guru 1-an HOTS IPA

Penulis: Francois Rynasher Mamarimbing | Penyunting: Putra

0

0

Komentar (0)

-Komentar belum tersedia-

Buat Akun Gratis di Guru Inovatif
Ayo buat akun Guru Inovatif secara gratis, ikuti pelatihan dan event secara gratis dan dapatkan sertifikat ber JP yang akan membantu Anda untuk kenaikan pangkat di tempat kerja.
Daftar Akun Gratis

Artikel Terkait

Metode Mengajar Simulasi: Membawa Pembelajaran Aktif ke dalam Ruang Kelas
4 min
Asyiknya Membuat Video Pembelajaran Menggunakan Canva
2 min
Membangun Karakter Anak dan Murid dengan Pendekatan Disiplin Positif
5 min
Menarik Untuk Guru! Merancang Dialog Pedagogik Siswa Untuk Berpikir Kritis Dan Kreatif dengan Model

Hafecs HRP

Nov 30, 2021
6 min
Menumbuhkan Kemandirian dan Kepercayaan Diri: Strategi Terbaik dalam Mengembangkan Sosial Emosional Peserta Didik
3 min

Guru Inovatif

Jam operasional Customer Service

06.00 - 18.00 WIB