Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai Asisten Guru dalam Peningkatan Literasi Digital di Era 4.0 - Guruinovatif.id: Platform Online Learning Bersertifikat untuk Guru

Diterbitkan 10 Sep 2023

Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai Asisten Guru dalam Peningkatan Literasi Digital di Era 4.0

Artikel ini berisi tentang pentingnya guru dalam beraptasi terhadap kemajuan teknologi dalam pembelajaran. SMKN 7 Surakarta membuat inovasi dengan mengadakan pelatihan pemanfaatan aplikasi pembelajaran yang terintegrasi dengan AI sehingga dapat meningkatkan literasi digital guru.

Pelatihan Guru

ASRI PUJIHASTUTI

Kunjungi Profile
3555x
Bagikan

Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai Asisten Guru dalam Peningkatan Literasi Digital di Era 4.0

Oleh: Asri Pujihastuti, S.Pd.

 

Di tengah perkembangan pesat revolusi industri 4.0 yang telah merambah hampir semua aspek kehidupan, pendidikan tak luput dari transformasi besar ini. SMKN 7 Surakarta, salah satu sekolah pusat keunggulan tidak hanya berdiri sebagai penonton, tetapi juga sebagai pemain utama dalam menghadapi tantangan ini. Tantangan dalam menerapkan Kurikulum Merdeka di era globalisasi melibatkan upaya untuk menggabungkan teknologi ke dalam proses pembelajaran guna menciptakan pengalaman belajar yang menarik, di mana salah satu alat teknologi yang relevan adalah kecerdasan buatan (AI - Artificial Intelligence). 

Dalam konteks pendidikan, peran sumber daya manusia (SDM) terutama guru sangat penting untuk memastikan pembelajaran berjalan dengan baik. Oleh karena itu, kualitas SDM sangat krusial dalam memastikan efektivitas dan kualitas pendidikan yang diberikan oleh lembaga pendidikan tersebut. Peranan Teknologi Informasi dalam hal ini juga dapat memainkan peran penting dalam mendukung operasional pendidikan. (Sumber: Iskandar et al., IJM: Indonesian Journal of Multidisciplinary, Volume 1 Nomor 3 Tahun 2023). Memanfaatkan teknologi AI sebagai alat bantu atau asisten bagi guru dapat signifikan membantu mereka dalam melaksanakan  tugas dengan lebih efisien. Hal ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Chassignol dan rekan-rekannya pada tahun 2018 yang menyebutkan bahwa salah satu jenis teknologi yang menunjukkan potensi besar untuk mengubah masa depan dunia pendidikan adalah Kecerdasan Buatan.

Berkaitan dengan hal tersebut, situasi yang dihadapi saat ini memperlihatkan adanya permasahan berupa gap antara pendidikan yang diberikan dalam sistem tradisional dengan kebutuhan generasi masa depan. Di era di mana teknologi terus berkembang dengan cepat, guru-guru SMKN 7 Surakarta menghadapi tantangan yang lebih besar dari sebelumnya. Guru dituntut memiliki kemampuan adaptasi terhadap kemajuan teknologi dengan mengintegrasikan teknologi canggih seperti AI, ke dalam metode pembelajaran agar siswa dapat bersaing di pasar kerja yang semakin kompetitif. 

Namun realitas di lapangan menunjukkan sebagian besar guru belum sepenuhnya memahami potensi AI dan cara efektif menggunakannya dalam pembelajaran. Kecerdasan buatan (AI) masih dipandang sebagai konsep yang cukup baru dalam dunia pendidikan. Para pendidik yang kurang berpengalaman sering menghadapi kesulitan dalam memberikan respons yang cepat dan efektif terhadap penggunaan AI, yang akhirnya menyebabkan tingkat ketidaknyamanan dan resistensi terhadap teknologi AI yang meningkat, padahal penerimaan terhadap sistem AI memiliki peran yang sangat penting dalam perkembangan pendidikan (Chen et al., 2022).

Tantangan yang dihadapi guru-guru SMKN 7 Surakarta tidak hanya terbatas pada aspek teknis AI, tetapi juga mencakup aspek kritis seperti etika penggunaan teknologi, keamanan siber, dan pengembangan kurikulum yang sesuai dengan era 4.0. Maka dari itu, sebuah inisiatif penting pun muncul, yaitu pelatihan intensif bagi para guru dalam memanfaatkan AI untuk meningkatkan literasi digital mereka. Hal ini diharapkan dapat membekali guru dalam menjawab tantangan dengan percaya diri dan mampu membimbing siswa mempersiapkan masa depan dengan kecakapan digital. 

Upaya yang dilakukan oleh guru penggerak untuk menyuburkan ekosistem digitalisasi dalam pembelajaran salah satunya melalui pemanfaatan teknologi terkini. SMKN 7 Surakarta tanggap dengan kebutuhan para guru saat ini dalam menghadapi tantangan besar era 4.0. Inovasi yang dilakukan oleh guru penggerak antara lain dengan mengadakan kegiatan pelatihan berbasis platform digital melalui pemanfaatan AI dalam pembelajaran. Pelatihan ini dilakukan dengan mengoptimalkan aplikasi Canva yang telah terintegrasi dengan AI. Berbekal akun belajar.id yang telah dimiliki para guru, mereka dapat mengoptimalkan fasilitas dan fitur yang disediakan oleh Canva secara gratis. Fitur tersebut antara lain Canva assistant, magic presentation, magic write, text to image dan D-ID AI Presenters. Para guru dimudahkan dengan penggunaan asisten AI yang ada di Canva untuk menyusun materi pembelajaran, modul ajar hingga  asesmen. Melalui optimasi Canva dan AI ini guru dapat melakukan tugasnya dengan lebih efisien. Mereka tidak akan menghabiskan banyak waktu untuk menyiapkan materi dan administrasi pembelajaran yang dapat menyebabkan pembelajaran di kelas berjalan kurang optimal.

Pelatihan pemanfaatan AI di SMKN 7 Surakarta ini melibatkan 25 guru dari berbagai mata pelajaran dengan kategori usia yang beragam. Antusiasme para guru dalam mengikuti pelatihan sangat tinggi. Guru-guru yang sudah mendekati masa pensiun bahkan tidak mau ketinggalan untuk terlibat dalam penggunaan media pembelajaran yang mutakhir. Pada pelatihan ini saya selaku narasumber memberikan pelatihan tentang penggunaan AI yang terintegrasi dalam aplikasi pembelajaran. Mulai dari membuat narasi teks sebagai bahan ajar secara otomatis, membuat slide presentasi dengan mudah, membuat gambar dengan mengetikkan kata-kata dan membuat video presenter dari foto menjadi gambar yang bergerak dan berbicara. Pelatihan dilakukan selama dua hari pada tanggal 6-7 Juli 2023 secara tatap muka dan dilanjutkan penugasan secara daring. 

Pada hari pertama, agenda utama yang dilakukan adalah penyampaian materi, sementara pada hari kedua, berfokus pada pelatihan tentang penggunaan fitur-fitur Canva berbasis AI. Tujuan dari sesi pemaparan materi adalah memberikan gambaran secara umum tentang literasi digital dan menjelaskan bagaimana AI dapat digunakan sebagai alat bantu dalam pembelajaran. Kegiatan pelatihan pada hari kedua merupakan kelanjutan dari pemaparan materi hari pertama, yang bertujuan memberikan kesempatan kepada guru untuk praktik langsung menggunakan aplikasi yang telah dijelaskan oleh narasumber. Sebagai penilaian akhir dari pelatihan ini, guru akan diminta untuk membuat video latihan mandiri tentang cara menggunakan fitur-fitur Canva. Selanjutnya, pada akhir pelatihan dilakukan Focus Group Discussion (FGD) dengan tujuan untuk menangkap pandangan dan pendapat guru mengenai Canva serta pentingnya literasi digital. Berdasarkan perbandingan hasil pre test dan post test yang diberikan, terlihat adanya peningkatan secara signifikan pemahaman guru mengenai AI dan pemanfaatannya.

Sebagai sebuah aplikasi pembelajaran, Canva merupakan alternatif yang sangat bernilai di dalam kelas dengan mempertimbangkan kelebihan dan fitur-fitur yang telah disediakannya. Peningkatan literasi digital menjadi suatu keharusan di era ini, dan hal ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru di masa depan. Dalam pelatihan ini, guru telah memperoleh pengetahuan dasar tentang bagaimana menggunakan aplikasi Canva. Selain mengakui keunggulan Canva sebagai alat pembelajaran, guru juga memberikan respon yang sangat positif terhadap ide mengimplementasikan aplikasi Canva dalam pembelajaran di kelas. Tindak lanjut dari kegiatan ini adalah perlunya kegiatan pelatihan lanjutan dengan melibatkan semua guru agar dampak kegiatan ini dapat lebih dirasakan. Kecakapan literasi digital guru yang meningkat akan berpengaruh pada kualitas pembelajaran di kelas yang lebih interaktif, menyenangkan dan bermakna. 

Kemudahan yang ditawarkan oleh teknologi terkini hendaknya dapat lebih dioptimalkan pemanfaatannya. AI sebagai alat bantu diharapkan dapat mendukung peran guru untuk mengimplementasikan ketrampilan yang dimiliki dalam pembelajaran. Selain itu dengan pemanfaatan AI guru dapat hadir untuk memenuhi kebutuhan siswa yang senantiasa  relevan dengan zamannya. Namun perlu digaris bawahi bahwa hadirnya kecanggihan teknologi bukanlah sebagai pengganti peran guru dalam mendidik siswa. Teknologi hanyalah sebuah alat yang dapat mempermudah guru dalam melaksanakan tugasnya. Namun ia akan sulit menggantikan peran guru dalam membentuk karakter, memberikan inspirasi dan pemahaman yang mendalam kepada siswa. Tentunya semua peran tersebut tidak akan lepas dari sentuhan tangan para guru yang mengajar dengan penuh dedikasi. Kini saatnya sekolah menyambut tantangan kemajuan zaman dengan membangun kualitas SDM guru agar terus adaptif dan anti gaptek.


Penyunting: Putra

2

0

Komentar (2)

ENY SUKMAWATI

May 30, 2024

Buatkan tindak lanjut refkeksi tentang praktik

AGUS EKO PURNOMO

Sep 10, 2023

Artikenl ini sangat membantu dalam pengetahuan dan wawasan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai asisten guru dalam peningkatan literasi digital di Era 4.0 memiliki dampak yang signifikan dalam dunia pendidikan. Salah satunya adalah AI memungkinkan personalisasi pembelajaran. Ini berarti setiap siswa dapat mengakses materi yang sesuai dengan tingkat pemahaman mereka. AI dapat menganalisis data tentang kemajuan siswa dan menyesuaikan materi pembelajaran sesuai kebutuhan mereka. Ini membantu meningkatkan pemahaman tentang literasi digital.
Buat Akun Gratis di Guru Inovatif
Ayo buat akun Guru Inovatif secara gratis, ikuti pelatihan dan event secara gratis dan dapatkan sertifikat ber JP yang akan membantu Anda untuk kenaikan pangkat di tempat kerja.
Daftar Akun Gratis

Artikel Terkait

Kupas Tuntas TOEFL untuk Tenaga Pendidik, Mahasiswa, dan Umum
1 min
GI Academy #12 : Penyusunan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP)
4 min
Level Up Teaching Digital dengan Bahan Ajar Kekinian
Mengapa Coaching Adalah Kunci Sukses Belajar: Peran Guru sebagai Pembimbing Utama
2 min
Webinar Pendidikan Mengaplikasikan Kurikulum Merdeka Berbasis PCK dan HOTS
3 min
GI Talks 4.0: "Pengajar Muda: Setahun Mengajar, Seterusnya Jadi Belajar"
3 min

Guru Inovatif

Jam operasional Customer Service

06.00 - 18.00 WIB

Kursus Webinar