IZALMIANTO, S.HI

Kepala Sekolah

Kunjungi Profil

Perjalanan Hidup Saya Menjadi Seorang Guru

Menjadi Seorang guru merupakan cita-cita saya sejak usia sekolah dasar. Pada saat itu, saya melihat keberadaan seorang guru sangat mulia, dihormati dan memiliki segudang ilmu. Untuk mencapai cita-cita menjadi seorang guru banyak sekali cerita dan perjalanan yang telah saya lalui. Mulai dari mengenyam Pendidikan di bangku sekolah, Perguruan Tinggi hingga menjadi pegawai swasta. Dan pada akhirnya, setelah mengikuti seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS),saya diangkat menjadi guru terhitung mulai 01 Januari 2011, dengan penempatan di SDN 57/VII Sei.Benteng I,  Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi. 

Selanjutnya, dengan penuh semangat dan rasa syukur, saya menjalankan amanah negara sebagai guru.  tersebut, sejak pengangkatan hingga 18 Agustus 2021 lalu. Dimana selanjutnya, terhitung sejak 19 Agustus 2021 hingga sekarang saya pindahtugas (mutasi).  Saya ditunjuk oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sarolangun untuk menjadi pelaksana tugas (Peltu) kepala sekolah di SDN 61/VII Bukit Murau I.

Saya menyadari bahwa mendapat kepercayaan untuk memimpin sebuah sekolah merupakan suatu tantangan dan tanggungjawab yang cukup besar. Pasalnya, selain membutuhkan kemampuan mendidik juga diperlukan kemampuan manajerial yang baik. 

Untuk menghadapi tantangan itu, saya tetap optimistis dan banyak belajar, seperti yang telah saya lakukan selama ini, antara lain : 

1). Aktif di berbagai organisasi profesi, antara lain : 

  • Dewan pengurus daerah asosiasi guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (DPD AGPAII) Kabupaten Sarolangun periode 2019-2024. Dalam organisasi profesi ini saya dipercaya masuk pengurus inti menjadi ketua II.
  • Kelompok Kerja guru Pendidikan Agamai Islam (KKG PAI) Kabupaten Sarolangun, sejak 2014 hingga sekarang aktif sebagai anggota.
  • Kelompok kerja guru pendidikan agama Islam (KKG PAI) SD Kecamatan Singkut. Terhitung sejak 1 Februari 2014 hingga sekarang masih dipercaya sebagai ketua. Anggota KKG PAI SD Kecamatan Singkut terdiri dari 20 guru PAI SD yang ada di kecamatan Singkut.

2). Aktif dalam berbagai kegiatan di sekolah. 

Selain menjalankan tugas sebagai tenaga pendidik, saya juga proaktif dalam berpartisipasi sebagai tonggak utama dalam mewujudkan kemajuan mutu pendidikan di sekolah.  Adapun, Peran saya, diantarnya:

  • Sebagai Bendahara BOS

Saya menjabat sebagai bendahara sekolah / bendahara pengelola Bantuan Operasional Sekolah (BOS),pada saat bertugas di SDN 57/VII Sei.Benteng I terhitung sejak sekitar tahun 2013 hingga tahun 2021.

  • Sebagai Ketua program sekolah Adiwiyata.

Menjadi ketua program sekolah Adiwiyata, juga saya lakoni pada saat masih di SDN 57/VII Sei.Benteng I tahun 2018 hingga 2019. Saat itu, saya Bersama kepala sekolah dan rekan-rekan guru berhasil membawa perubahan lingkungan sekolah yang cukup signifikan. 

Kemudian, mengantarkan SDN 577/VII Sei.Benteng I, dua tahun berturut- turut mendapat penghargaan bidang Adiwiyata, seperti pada tahun 2017 menjadi sekolah adiwiyata tingkat kabupaten dan pada tahua 2018 menjadi sekolah adiwiyata Provinsi.

  • Sebagai Pengurus dan Ketua TPMPS Sekolah Model.

Untuk program sekolah model juga saya jalani saat bertugas di SDN 57/VII Sei.Benteng I. Dimulai tahun 2017 hingga 2018 sebagai bagian dari pengurus inti. Kemudian, pada 2019 ditunjuk sebagai ketua Tim Penjaminan Mutu Pendidikan Sekolah (TPMPS). 

Hampir bersamaan dengan program sekolah Adiwiyata, pada saat itu  SDN 57/VII Sei.Benteng I, berdasarkan kondisi raport mutu, sekolah tersebut masih dibawah standar nasional. Dengan membentuk TPMPS, saya Bersama rekan-rekan bekerja melakukan pemetaan, pengkajian dan perubahan terhadap kekurangan yang ada pada sekolah terkait 8 standar nasional pendidikan. 

Secara bertahap hingga tahun 2019 lalu, mutu standar sekolah tersebut selalu mengalami peningkatan dan bahkan sudah diatas rata-rata standar nasional. 

Kemudian, dengan adanya berbagai perubahan dan kemajuan di sekolah itu, suatu kebangaan tersendiri pada tahun 2019, SDN 57/VII Sei.Benteng I berhasil meningkatkan predikat kareditasi dari akreditasi ‘B’ menjadi akreditasi ‘A’.

3). Menjadi PLT Kepala Sekolah.

Saya ditunjuk menjadi PLT kepala sekolah di SDN 61/VII Bukit Murau I terhitung sejak 19 Agustus 2021, atau setelah sekitar 10 tahun lebih bertugas sebagai guru di SDN 57/VII Sei.Benteng I, sebelumnya. 

Di SDN 61/VII Bukit Murau I, Saya Bersama rekan guru yang lainnya, berupaya melakukan pembenahan kondisi sekolah, secara  fisik maupun non fisik. Misalnya, ,menjalin komunikasi dengan warga sekolah dan warga sekitar, melakukan penataan lingkungan sekolah, memenuhi kebutuhan internet sekolah dan sebagainya. 

Disisi lain, ditugaskan sebagai Peltu Kepala Sekolah di SDN 61/VII Bukit Murau I, saya dihadapkan kepada tantangan tersendiri, sepertihalnya jarak tempuh tempat tinggal saya dengan sekolah yang cukup jauh sekitar 40 KM. Setiap harinya untuk menuju sekolah saya lebih dominan menggunakan sepeda motor. Memang saya memiliki kendaraan roda 4, namun jarang sekali digunakan, mengingat kondisi kendaraan yang sudah dimakan usia dan besarnya biaya operasional yang dikeluarkan. 

Dengan penuh kesabaran dan keihklasan serta semangat berkarya dan berbagi, semua tantangan dalam tugas saya jalani. Saya berpikir mungkin dengan hal seperti inilah Tuhan akan senantiasa memberikan saya yang terbaik. (*)

PerjalananHidupSayaMenjadiSeorangGuru
Komentar (1)

Tuliskan Komentar Anda

Komentar Terbaru

SIGIT DWI PRASETYA
1 bulan yang lalu

Ok..pak semoga sukses selalu...