TRILOGI D’CANDI: Pembelajaran Kolaboratif Berbasis Proyek Lintas Mata Pelajaran - Guruinovatif.id

Diterbitkan 07 Mei 2026

TRILOGI D’CANDI: Pembelajaran Kolaboratif Berbasis Proyek Lintas Mata Pelajaran

Pembelajaran kolaboratif lintas mata pelajaran melibatkan 4 mata pelajaran, yaitu Matematika, Sosiologi, bahasa Inggris, dan Informatika. Memanfaatkan candi Klero sebagai warisan budaya sebagai sumber dan bahan belajar, menjadikan proses pembelajaran lebih bermakna, menggembirakan, dan berkesadaran.

Metode Mengajar

Agung Fitriyantoro

Kunjungi Profile
3x
Bagikan

TRILOGI D’CANDI: Proyek Kolaboratif Lintas Mata Pelajaran

Prinsip pembelajaran yang bermakna, menggembirakan, dan berkesadaran sebenarnya telah lama berakar sebagai fondasi pedagogis Di dunia pendidikan Indonesia. Namun, sebuah paradoks muncul di lapangan: meski secara konseptual prinsip-prinsip tersebut telah dipahami, banyak guru yang masih merasa asing dan bingung saat harus menurunkannya ke dalam langkah-langkah konkret di ruang kelas. Kegagapan dalam menerjemahkan konsep ideal ini ke dalam aksi nyata sering kali berujung pada terjaganya sekat-sekat antar-disiplin ilmu, di mana pembelajaran akhirnya tetap berjalan secara konvensional dan terfragmentasi.

Manifestasi dari kendala tersebut terlihat nyata di SMA Negeri 3 Salatiga, di mana "ego sektoral" antar mata pelajaran masih menjadi tantangan utama. Kondisi ini menyebabkan murid terbebani oleh tumpukan tugas yang terpisah-pisah, padahal di dalamnya terdapat banyak irisan materi yang seharusnya bisa diintegrasikan. Dampaknya, beban kognitif murid yang berlebihan ini justru menghambat pengembangan Karakter Bernalar Kritis dan Kreativitas. Krisis ini pun terpotret jelas dalam Rapor Pendidikan sekolah tahun 2024 dan 2025, yang menempatkan kedua dimensi tersebut sebagai "Rekomendasi Prioritas" yang mendesak untuk segera ditingkatkan.

Melihat urgensi permasalahan ini, saya, Agung Fitriyantoro sebagai guru matematika mengajak rekan guru Yunita Paulina Pita (Bahasa Ingggris), Ari Wibowo (Sejarah), dan Clara Shinta Eprilia (Informatika) untuk menginisiasi inovasi pembelajaran berupa Pembelajaran Proyek Kolaboratif Lintas Mata Pelajaran. Proyek ini dinamakan TRILOGI Candi (Trigonometri, Sejarah Lokal, Deskripsi Global, dan Literasi Digital), yang bertujuan utama untuk mengintegrasikan materi yang terpisah dan mengembangkan kemampuan bernalar kritis dan kreativitas murid secara kontekstual. Kami menjadikan Candi Klero yang sebagai objek studi nyata, proyek ini berupaya menumbuhkan motivasi dan tanggung jawab belajar, sekaligus memberikan pemahaman utuh bahwa semua disiplin ilmu saling terkait.

Kegiatan inovatif ini terdiri dari beberapa tahap, di antaranya:

  • Koordinasi dengan pihak terkait, seperti Kepala Sekolah dan bidang Kurikulum, pengelola candi, dan warga sekitar;

cgMWZRrt4wleCUwMLe3BuxNO1OKvEjhjYaTQOn4s.jpg

Gambar 1. Tim project berkoordinasi dengan sekolah

  • Penyelarasan tujuan pembelajaran dilakukan dengan mencari irisan materi dari mata Pelajaran Sejarah, Matematika, Bahasa Inggris, dan Informatika yang dapat diterapkan untuk pembelajaran project ini;

  • Menyusun kerangka project, pembelajaran berbasis project ini mengadopsi design thinking dalam pengembangan produk yang meliputi tahap: empathize, define, ideate, prototype, dan testing;

  • Pelaksanaan pembelajaran berbasis project sesuai kerangka project dengan alokasi waktu 6 pekan yang melibatkan penyampaian materi dan proses kreatif dalam menyusun produk akhir.

QYovpKylzmliWYSdxTozJUOZ47lSbUa1dE9V9nHo.jpg

Gambar 2. Kegiatan pembelajaran di lingkungan Candi Klero

 

Melalui penerapan TRILOGI Candi, hasil yang diharapkan adalah adanya peningkatan signifikan pada dimensi Karakter Bernalar Kritis, kreativitas, dan kemampuan kolaborasi murid, yang akan dievaluasi melalui asesmen proyek secara holistik. Secara kualitatif, proyek ini berhasil meningkatkan motivasi dan tanggung jawab murid, terbukti dari antusiasme di lapangan dan kolaborasi internal kelompok yang semakin kuat. Selain itu, kesuksesan model integrasi ini diharapkan dapat menjadi best practice dan menginspirasi rekan guru di lingkungan sekolah untuk menggeser paradigma pembelajaran menjadi lebih kolaboratif dan kontekstual di masa mendatang.

Secara umum, proses pembelajaran terdokumentasi pada tautan berikut: https://youtu.be/J-vMln1Y_sM?si=juRC8n_SZBLaRkRa atau melalui QR Code sebagai berikut:

QUOU9Fkt1AVM9EtJ6YhBr4PzGXJqSm3pIbXXHcHT.png
Gambar 3. QR Code Dokumentasi Pembelajaran

0

0

Loading comments...

Memuat komentar...

Buat Akun Gratis di Guru Inovatif
Ayo buat akun Guru Inovatif secara gratis, ikuti pelatihan dan event secara gratis dan dapatkan sertifikat ber JP yang akan membantu Anda untuk kenaikan pangkat di tempat kerja.
Daftar Akun Gratis