SEBELAS TAHUN IWC (ISLAMIC AND WRITING CLUB ): MENGORBITKAN RATUSAN “BINTANG DI WAKTU SENJA” LAHIR DARI SUDUT PUSTAKA SMA ISLAM AS-SHOFA - Guruinovatif.id

Diterbitkan 06 Mei 2026

SEBELAS TAHUN IWC (ISLAMIC AND WRITING CLUB ): MENGORBITKAN RATUSAN “BINTANG DI WAKTU SENJA” LAHIR DARI SUDUT PUSTAKA SMA ISLAM AS-SHOFA

Tulisan ini tentang perjuangan indah yang penulis alami dalam membina ratusan siswa berprestasi selama sebelas tahun di SMA Islam As-Shofa Pekanbaru, tepatnya sejak 2014-2026. Proses pembinaan prestasi dalam bidang literasi dan keislaman. Pembinaan prestasi ini bermula dari sebuah klub bernama Isla

Cerita Guru

FERY MULYADI, S.H.I

Kunjungi Profile
7x
Bagikan

SEBELAS TAHUN IWC (ISLAMIC AND WRITING CLUB ): MENGORBITKAN RATUSAN “BINTANG DI WAKTU SENJA”

LAHIR DARI SUDUT PUSTAKA SMA ISLAM AS-SHOFA

 

Penulis: Fery Mulyadi, S.H.I

(SMA Islam As-Shofa Pekanbaru)

Tulisan ini tentang perjuangan indah yang penulis alami dalam membina ratusan siswa berprestasi selama sebelas tahun di SMA Islam As-Shofa Pekanbaru, tepatnya sejak 2014-2026. Proses pembinaan prestasi dalam bidang literasi dan keislaman. Pembinaan prestasi ini  bermula dari sebuah klub bernama Islamic and Writing Club  (IWC) SMAIFA (SMA Islam As-Shofa). IWC sejatinya adalah rumah besar bagi penulis dalam melahirkan ratusan siswa lintas angkatan dalam meraih prestasinya. Mereka adalah anak-anak yang luar biasa, unik, menarik, tetapi sebelumnya kurang dilirik. Sebenarnya terdapat  potensi dahsyat dalam diri mereka, tetapi tidak semua orang mampu memaknai keberadaannya.

 Islamic and Writing Club (IWC) SMAIFA (SMA Islam As-Shofa) dilahirkan dari momen yang sangat dalam dan titik paling rendah dalam hidup penulis. Setelah itu, penulis membangun pondasinya dan menata programnya. Beragam pelatihan, pembinaan, dan aktifitas yang dirancang dan dilakukan dalam menghidupkan serta membesarkan klub ini. Perjalanan penulis membina IWC ini dimulai dari pembinaan lima orang siswa yang nantinya menjadi lima bintang senja. Lalu, jejak mereka menginspirasi dan diikuti oleh ratusan siswa SMA Islam As-Shofa yang menjadi “bintang” yang berprestasi mulai dari tingkat kota, provinsi, regional Sumatera. nasional, dan internasional selama sebelas tahun berikutnya, tepatnya sejak 2015 hingga 2026. Semua bintangt yang berprestasi itu sangat  istimewa bagaikan indahnya aneka warna pada pelangi yang muncul setelah hujan reda. 

Perjalanan praktik baik dari pembinaan di IWC dalam melahirkan ratusan siswa berperstasi di bidangnya, khususnya pada bidang keislaman dan literasi dengan segala dinamikanya, menurut penulis layak untuk dipublikasikan. Harapannya agar praktik baik ini bisa menginspirasi banyak orang, baik tentang proses pembinaan keislaman dan dunia literasi di dalamnya, maupun dampak positifnya terhadap siswa, sekolah, dan masyarakat. Hal ini lah yang memotivasi penulis untuk mempublikasikan praktik baik inspiratif ini dalam sebuah tulisan dengan judul: Sebelas Islamic and Writing Club (IWC): Mengorbitkan Ratusan “Bintang” di waktu senja dari Sudut Pustaka SMA Islam As-shofa

Penulis akan menguraikan tentang praktik baik inspiratif ini dalam beberapa uraian pokok, yakni:

 

  1. Lahirnya Islamic and Writing Club (IWC) SMA Islam As-Shofa.

  2. Terbitnya lima bintang senja di Islamic and Writing Club (IWC) SMA Islam As-Shofa.

  3. Lahirnya ratusan bintang di masa berikutnya di Islamic and Writing Club (IWC).

  4. Dampak IWC SMAIFA terhadap siswa, guru, dan sekolah, serta masyarakat

  5. Rahasia keberhasilan IWC SMAIFA dalam mengorbitkan ratusan “bintang” 

  6. Keberlanjutan Islamic and Writing Club (IWC) SMA Islam As-Shofa di masa depan

  7. Sekuntum mawar terima kasih untuk semua pihak yang membesarkan IWC SMAIFA.

 

  1. LAHIRNYA ISLAMIC WRITING CLUB SMA ISLAM AS-SHOFA 

Islamci Writing Club (IWC) SMA Islam As-Shofa yang penulis gagas dilatarbelakangi karena adanya momen spesial dalam perjalan hidup penulis. Peristiwa itu dimulai dari ucapan dari seorang guru senior di SMA Islam As-Shofa kepada penulis pada tahun 2015. Sebut saja namanya Pak Syafja. Pada suatu waktu di rapat guru Bulan Mei 2015, Pak syafja berkata dengan latang bernada sedikit menyindir dan mencemooh. Sindiran itu ditujukan secara jelas kepada penulis.

Pak Syafja berkata dengan suara lantang pada penulis: “Pak Fery, kami mengetahui bahwa kamu telah meraih juara pertama dalam lomba guru berprestasi bidang literasi tingkat nasional tahun yang lalu. Kami juga mengetahui bahwa kamu juga mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi banyak tempat dan studi banding ke sekolah-sekolah di Negara Jepang dan Korea Selatan pada tahun ini. Namun, kami tidak salut kepadamu karena kamu hanya berprestasi untuk dirimu sendiri. Prestasi itu bukanlah untuk kebaikan siswa di sekolah ini?” Suara Pak Syafja ini terdengar semakin meninggi untuk merendahkanku. Terlihat satu tangannya berkacak pinggang, sedangkan tangan yang lain menunjuk lurus ke kening penulis seperti sedang menghakimi.”

Dia terus berkata dengan nada agak sombong; “Belum ada siswa yang berprestasi di bidang literasi di tanganmu, bukan? Jangankan prestasi di tingkat internasional, prestasi pada tingkat kota, provinsi saja tidak ada. Sekarang aku menantangmu! Jika kamu memang guru hebat dan luar biasa, buktikan kepada kami, apakah kamu bisa membuat siswa di sini berprestasi di bidang keagamaan dan literasi seperti dirimu? Jika tidak bisa, maka telah terbukti bahwa kamu memang hanya hebat untuk dirimu sendiri. Satu hal lagi, sebenarnya, kamu belum pantas menjadi pimpinan di sekolah ini karena belum pernah ada siswa yang menjadi bintang dan lahir dari kerja kerasmu”. Penulis hanya diam mendengarkan perkataannya.

 

“Apakah usaha yang telah kamu lakukan untuk memajukan sekolah ini? Apakah yang telah kamu persembahkan untuk sekolah ini? Tidak ada bukan?”, Pak Syafja berteriak lagi dengan mimik wajah yang meremehkan penulis. Setelah guru senior ini berhenti berkata, penulis memandang ke segala penjuru ruangan. Ternyata, hampir semua peserta rapat sontak bertepuk tangan dan bersorak girang tanpa harus dikomandoi terlebih dahulu. Mereka ikut menyepakati semua yang dikatakan oleh Pak Syafja, rekan seniornya tersebut, walaupun isi ucapan itu berbau sindiran dan cemoohan..

Penulis langsung terhenyak, dan terduduk lunglai di kursi. “Penulis tidak menyangka, ternyata di sekolah yang sebesar ini, masih tersisa debu-debu senioritas, virus kesombongan, dan perilaku pembullyan berjamaah”,  ujar penulis di dalam hati. Penulis hanya diam, berdoa dan mengadukan kondisi penulis kepada Allah Ta’ala, Zat yang Maha Menguasai jiwa manusia. Rangkaian doa lahir dalam hati penulis waktu itu: “Ya Allah, Wahai Zat yang Maha mengetahui, tidak ada satupun yang tersembunyi dalam pandangan-Mu. Engkau mengetahui semua yang telah mereka katakan kepadaku. Engkau juga mengetahui bahwa aku sangat ingin untuk membina prestasi siswa di sekolah ini. Aku juga ingin mengorbitkan bintang-bintang hebat sebagai pimpinan umat nantinya. Ya Allah, aku tidaklah seburuk yang mereka sangka”, pinta penulis.

Penulis kembali berdoa: “Ya Allah, izinkanlah diriku untuk bisa membina siswa-siswa di sekolah ini dan perkenankan pula prestasi-prestasi luar biasa lahir dari tangan mereka. Aku akan mengorbitkan “Sang Juara di atas juara”. Ya Allah, semua aku lakukan bukan untuk membalaskan sakit hatiku karena ucapan mereka yang telah menyakiti perasaanku, tetapi semua itu aku lakukan hanya mengharapkan rida-Mu.” 

Penulis merasa terpuruk dan berada di titik terendah kehidupan saat terjadinya peristiwa itu. Ungkapan Pak Syafja yang pedas tersebut terus membekas di hati penulis. Rangkaian ungkapan di rapat itu pun mendorong penulis untuk bangkit. Sampai-sampai penulis menyelipkan selembar kertas yang berisi sebaris kalimat penyemangat di meja kerja.  “Fery, apakah yang bisa kamu buat untuk siswamu di sekolah ini? Kamu harus bisa persembahkan prestasi untuk sekolah ini? Let’s Do The Best Keep Istiqamah!”, begitulah isi tulisan di secarik kertas tersebut. Kertas itu bertuliskan kata motivasi luar biasa. Setiap hari kata-kata ini penulis baca, maka saat itu pula semangat penulis kembali memuncak untuk berbuat yang terbaik.

Penulis tetap tenang menjalani hari-hari sesudah rapat itu. Sebuah tekad mulai tertanam dalam diri untuk melakukan yang terbaik di sekolah ini. Akhirnya lahir lah ide untuk membentuk sebuah klub pembelajaran yang khusus membina kemampuan literasi dan prestasi siswa, baik di bidang umum atau pun di bidang keislaman. Penulis menamakan club itu dengan IWC (Islamic and Writing Club ) atau klub menulis dan keislaman. Penulis memiliki kekeyakinan bahwa Allah Ta’ala pasti akan menolong penulis dan akan mempercayakan serta mengantarkan kepada penulis siswa-siswi yang mau belajar lebih banyak tentang Islam serta literasi dengan rasa ikhlas dari hatinya. 

 

  1. TERBITNYA ‘LIMA BINTANG SENJA’ PADA MASA AWALNYA 

Harapan dan doa penulis inipun akhirnya dikabulkan Allah Ta’ala. Semuanya diawali dengan hadirnya lima orang siswa, yakni Iqbal Arlendo, Fikri, Aghil, Nuzul dan Meliona.  Mereka berlima menawarkan diri untuk mengikuti tambahan pembelajaran keislaman selaain jam tatap muka di depan kelas. Jujur saja, pada awalnya aku masih ragu untuk membina lima siswa tersebut karena mereka sekilas tidak memiliki potensi dan selalu menjadi bahan ejekan warga sekolah. Mereka dipandang sebelah mata, bahkan bisa sering dianggap hanya sebagai pelengkap saja. Sebut saja Fikri, dia siswa yang santun, cerdas, tetapi kurang percaya diri dengan kemampuannya. Kedua, Aghil Andika, dia adalah siswa yang temperamen, cerdas, tetapi masih labil, keras kepala, bahkan sering terlibat konflik dengan guru, serta siswa lainnya.

Apalagi Iqbal Arlendo, siswa ini biasanya hanya menjadi cemoohan teman-teman di kelasnya karena dia pernah mengalami penyakit autis sewaktu SD. Dia berasal dari keluarga yang sangat sederhana dengan kondisi ayah yang sedang menderita stroke berat. Sekilas dia terlihat aneh dibandingkan dengan siswa lainnya, tetapi sebenarnya dia memiliki kecerdasan yang berada di atas rata-rata. Siswa yang unik, tetapi tidak menarik untuk dilirik. 

Selanjutnya, Nuzul Fahma merupakan siswi pindahan yang masuk di Kelas XI. Dia telah pindah-pindah sekolah dari satu daerah ke daerah lain karena sering tidak merasa cocok dengan pembelajaran di sekolah tersebut. Sebelum belajar di Kelas X SMA saja, dia telah berpindah sekolah sebanyak empat kali. Bahkan, dia pernah istirahat beberapa bulan sebelum melanjutkan studinya lagi. Sementara, temannya bernama Meliona, seorang siswi bersuara merdu dengan kemampuan bacaan Al-Qur’an yang sangat bagus, tetapi kurang mampu menggali potensi dirinya seakan-akan terhalang oleh lapisan dinding yang sangat tebal.

Akhirnya mereka berlima sepakat untuk dibimbing dengan program bimbingan khusus. Setelah semua kebutuhan dipersiapkan dan pada waktu yang telah ditentukan, maka penulis mulailah perjalanan kajian dan pelatihan keislaman yang nantinya menjadi titik tolak lahirnya IWC (Islamic and Writing Club ) yang langsung penulis bidani. 

Pada awalnya, sebagai guru Pendidikan Agama Islam (PAI), penulis bersama kelima siswanya selalu berkumpul setelah Shalat Ashar sampai Maghrib dengan mengambil tempat pembinaan di perpustakaan sekolah yang sangat sederhana. Langkah besar mulai penulis lanjutkan. Semangat baja sudah tertanam dalam hat penulis. Penulis bercita-cita untuk mulai mengantarkan semua siswa binaanku meraih prestasi di tingkat nasional. 

Akhirnya mereka berlima sepakat untuk dibimbing dengan program bimbingan khusus. Setelah semua kebutuhan dipersiapkan dan pada waktu yang telah ditentukan, maka dimulailah perjalanan kajian dan pelatihan keislaman yang nantinya menjadi titik tolak perubahan bagiku dan kelima siswa spesialku. Sebagai guru Pendidikan Agama Islam (PAI), aku bersama kelima siswanya selalu berkumpul setelah Shalat Ashar sampai Maghrib dengan mengambil tempat pembinaan di perpustakaan sekolah yang sangat sederhana. 

Langkah besar mulai penulis lanjutkan. Semangat baja sudah tertanam dalam hati penulis. Penulis bercita-cita untuk mulai mengantarkan semua siswa binaanku meraih prestasi di tingkat nasional. Alhamdulillah, Allah Ta’ala pun mengizinkannya. Selama dua tahun pembinaan intensif yang dilakukannya, kelima siswa binaan penulis telah mampu meraih prestasi sebanyak dua puluh lima juara, mulai dari tingkat provinsi hingga nasional. Fikri dan Meliona menjadi pemenang pada bidang tahfiz Al-Qur’an, Nuzul pun mampu menjadi juara di lomba debat tingkat Nasional yang ditaja oleh Kementerian Agama di Jakarta. Agil dan Iqbal Arlendo menjadi pemuncak pada bidang olimpiade Islam serta Karya Tulis Ilmiah (KTI). 

Setelah tiga tahun berlalu, tentu saja aku harus merelakan kepergian kelima “buah hati ideologisku” yang hebat tersebut. Mereka akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi yang mereka inginkan. Sedih bercampur bahagia yang penuli rasakan. Penulis merasa sedih karena harus berpisah mengakhiri kebersamaan dengan “keluarga kedua”. Akan tetapi, penulis harus bisa tersenyum bahagia karena kelima siswa binaan itu telah diterima di perguruan tinggi favorit dengan jalur prestasi yang dimilikinya. 

Kelima siswa dahsyat ini telah diterima menjadi mahasiswa di berbagai Universitas melalui jalur prestasinya masing-masing. Fikri terpilih menjadi mahasiswa pada Fakultas Kedokteran Universitas Riau dengan beasiswa penuh dari pemerintah sampai akhir studinya. Penghafal Al-Qur’an ini pun terpilih sebagai Gubernur Mahasiswa di Fakultas tersebut dua tahun berikutnya. Dia sering didaulat juga untuk menjadi imam shalat berjamaah di masjid kampus tersebut. 

Sementara itu, Aghil diterima di Fakultas Ekonomi di Universitas Riau sebagai siswa undangan. Nuzul menjadi mahasiswi Fakultas Psikologi Universitas Andalas, dan Iqbal Arlendo diterima pada Fakultas Ushuluddin Universitas Islam Negeri SUSKA Riau juga dari jalur penerimaan siswa berprestasi. Selanjutnya siswi terakhir, Meliona melanjutkan studi di Fakultas Analisis data digital di sebuah universitas ternama di Jerman. Dia tak pernah menyangka akan bisa kuliah di negeri empat musim tersebut dengan jalur prestasinya.

 Kelima orang siswa generasi awal IWC telah menjadi bintang di setiap ajang. Mereka telah menjadi mutiara, padahal sebelumnya dipandang sebelah mata. Mereka adalah bintang yang bersinar terang dalam dalam berbagai bidang kehidupan. Pola dan cetak biru bentuk pelatihan, pembinaan dan kiat meraih prestasi mulai tampak dan terbentang. Selanjutnya, penulis tinggal meneruskannya untuk melahirkan ratusan bintang pada masa-masa berikutnya.

 

  1. LAHIRNYA RATUSAN BINTANG DI MASA BERIKUTNYA

    Lima anak “spesial’ yang sudah menjadi bintang senja menjadikan penulis terus bersemangat untuk melahirkan bintang-bintang yang baru lainnya. Pembinaan tidak hanya seputar karya tulis ilmiah saja, tetapi sudah masuk kepada public speaking seperti pidato, dai, dan media pembelajaran berbasis teknologi. Karya tulis ilmiah pun sudah bervariasi yang dilatih dan dibina, meliputi, di antaranya; opini, resensi buku, esai, artikel ilmiah, best practice, karya inovasi, bisnis plan, laporan penelitian, dan lainnya. Bidang yang tekuni dalam karya tulis itu hanya semata-mata tentang keislaman saja tetapi juga sudah meliputi sains matemika, social humaniora lainnya. Selain itu, pelatihan di IWC juga sudah merambah ke dalam dunia sastra, misanya penulisan cerpen, novel, stori telling, dan lainnya.  Sejak empat tahun belakangan, penulis juga membekali siswa dengan keterampilan videografi, poster digital, komik digital, AI, presentasi daring, dan lainnya.

    Bertambahnya bidang keterampilan dan kemampuan yang dimiliki siwa, membuat penulis berpikir untuk mengikutkan siswa di berbagai bidang yang mereka sudah tekuni. Hal ini penulis laukkan untuk menguji tingkat kemampuan dan keberhasilan pelatihan serta pembinaan yang dilakukan kepada mereka selama ini. 

Beberapa lomba yang diikutkan oleh sisa binaan penulis di antaranya:

 

 

  1. Lomba bidang keislaman

    Lomba keislaman yang diikuti oleh siswa penulis di IWC di antaranya; Lomba Tahfiz Al-Qur’an. lomba dai dan daiyah, cerita Islami, lomba azan, rancang bangun arsitekstur Islam , olimpiade Islam, ekomomi Islam, lomba hukum Islam, dan lainnya

  2. Lomba bidang sains dan sosial

    Lomba bidang sainsa  yang diikuti siswa binaan penulis meliputi;  lomba karya inovatif sains, lomba media pembelajaran social, lomba media pembelajaran sains, lomba artikel ilmiah, lomba esai esai sains, dan lainnya.

  3. Lomba bidang teknologi

    Lomba dalam bidang teknologi yang diikuti siswa di antaranya; lomba pprojek tepat guna, lomba media pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), lomba rancang bangun, dan lainnya.

  4. Lomba bidang bahasa dan sastra, 

    Lomba dalam bidang bahasa dan satra yang diikuti meliputi banyak hal, di antaranya; lomba monolog, puisi, menulis cerpen, menulis buku, menulis pantun, menulis quotes, menulis esai, menulis cerita mini, menulis resensi buku, menulis opini, menulis warta berita, dan lainnya.

  5. Lomba bidang desain grafis dan videografi

    Lomba bidang desain grafis dan videografi yang diikuti siswa yang penulis bina dalam IWC berupa lomba videografi, film pendek, drama Islami, film religi, komik digital, poster digital,  dan lainnya.

    Level lomba yang diikuti pun sudah mulia beragam, mulai dari tingkat kota, Provinsi Riau, Regional sumatera, dan nasional. Bahkan, lomba tingkat internasional pun diikuti oleh siswa binaan penulis. Boleh dikatakan, tidak pernah pulang dengan “tangan kosong”, tanpa juara di setiap lomba yang diikuti, tentu saja semua itu dengan izin Allah Ta’ala.

    Alhamdulillah, dengan izin dari Allah Ta’ala, selama 11 Tahun  (2015-2026), siswa binaan penulis di Islamic and Writing Club telah berhasil memperoleh 128 penghargaan dan juara, mulai dari tingkat kota sampai tingkat internasional. Prestasi yang mereka peroleh sesuai dengan bakat dan minat mereka. Ada di anatara mereka yang berprestasi dalam bidang keislaman, teknologi, penelitian sains dan sosial, serta bidang bahasa.

    Jika dikelompokkan prestasi yang diperoleh dari awal dibentuknya klub prestasi IWC ini sampai saat tulisan ini disusun sekitar 128 kali juara dan dapat dikategorikan sebagai berikut:

  6. 3 Prestasi siswa  di tingkat internasional 

  7. 46 Prestasi tingkat siswa di nasional

  8. 10 Prestasi di tingkat regional Sumatera

  9.  69 Prestasi tingkat Provinsi Riau

Jumlah total sekitar 128 juara dan penghargaan.

Selanjutnya, penulis akan kutipkan sebagian pencapaian siswa binaan penulis dalam Islamic and Writing Club. Penulis kutipkan saja pretsai siswa binaan sejak tahu 2019-2026 saja, sebagai berikut;

  1. Juara 3 Pidato Kependudukan TingkatKota Disduk 2019

  2. Juara 3 LKTI Gen Z Opinion TINGKAT Sumatera PCR 2019

  3. Juara 3  LKTI GISTEK  SEBUMI JSIT tingkat Provinsi 2019

  4. Juara 3 LKTI FISIKA UNAND Tingkat Nasional 2019

  5. Juara 1Lomba Azan Tingkat Provinsi 2019

  6. Juara 3 Lomba Dai Siswa Tingkat Provinsi 2019

  7. Juara 2 Inopa Research Internasional,  Malaysia  (2019)

  8. Juara  2  (SilverMedalInopa research Internasional,  Jepang (2019)

  9. Juara 1 Lomba Dai ayah Tingkat Provinsi SMA Plus Riau

  10. Juara 3 Lomba Da’iyah Tingkat Provinsi SMA Plus Riau

  11. Juara 1 LKTI Tingkat Provinsi FIKOM UIR 2019

  12. Juara 2 LKTI Tingkat Provinsi FIKOM UIR 2019

  13. Juara 1 LKTI Tk Provinsi Disdik Riau 2019

  14. Juara 1 LKTI FMIPA Expo Universitas Riau 2020

  15. Juara 2 ESAI FFajar Harapan, Banda Aceh ( 2020)

  16. Juara 2 Eidviced Global Innovation Competition ,Singapura (2021)

  17. Juara 2 LPIR Tingkat Nasional FMIPA EXPO UNRI (2021)

  18. Juara 1 LKTI Dinas Pengendalian Kependudukan Tingkat Provinsi (2022)

  19. Juara 3 LKTI Universitas Lancang Kuning (2022)

  20. Juara 2 LKTI Sejarah Dinas Kebudayaan (2022)

  21. Juara 3Menulis Esai Ibadurrahman Pandeglang Banten (2023)

  22. Juara 2 LKTI FMIPA Universitas Islam Riau (2023)

  23. Juara 2 LKTI Pekan Konstitusi F. Hukum Unand (2023)

  24. Juara 2 Esai ETIC PPIPM UNP (2023)

  25. Juara 3  (Perunggu) OPSI Kemendikbud Jakarta (2023)

  26.  Juara 3 LKTI Tingkat Nasional FKIP KIMIA UNRI (2024)

  27. Juara 1 Lomba Esai EXA Fakultas Kedokteran,  Unsyiah Banda Aceh (2024)

  28. Juara 3 Lomba    Esai EXA FK Unsyiah, Banda Aceh (2024)

  29. Juara 3 Lomba    Esai UKM T. Provinsi Unilak (2024)

  30. Juara 1 Lomba    Esai T. Nasional PKN UNRI (2024)

  31. Juara 3 Lomba    Esai T. Nasional PKN UNRI (2024)

  32. Juara 1 Lomba    Esai Pertamina Universitas Pertamina (UP) (2024)

  33. Juara 1 LKTI Tingkat Nasional UDB Surakarta Jawa Tengah. (2024)

  34. Juara 1 LKTI Tingkat Nasional UDB Surakarta Jawa Tengah. (2024)

  35. Juara 3 STEAM Kihajar Kemendikbud (2024)

  36. Juara  1 LKTI  Tingkat   Nasional   Semarak   Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Pekanbaru  (2025)
  37. Juara  2  LKTI   Tingkat   Nasional  Semarak  Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Pekanbaru  (2025)
  38. Juara 1 Lomba Esai Tingkat Nasional Semarak  Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Pekanbaru (2025)
  39. Juara 3 Lomba Esai OASE FKIP Sejarah Universitas Riau-UNRI (2025)

  40. Juara 1 Lomba Esai Tingkat Nasional, Al Madani Expo FISIP UNRI (2025)

  41. Juara 1 Lomba Menulis Opini Siswa Tingkat Kota Pekanbaru (2025)

  42. Juar 1 Lomba Dai  PAI Fair Kemenag Kota pekanbaru (2026)

  43. Juara 2 Lomba Dai PAI Fair Kemenag Kota Pekanbaru (2026)

  44. Juara 3 Lomba Dai PAI Fair Kemenag  Kota Pekanbaru (2026)

Data lengkap prestasi, sertifikat, dokumentasi foto, dan bukti lainnya, silahkan klik tautan ini:

https://drive.google.com/drive/folders/1tsKK0XSOzi_FffiQwo94QXXgaybZPxsc?usp=sharing

atau link di bawah ini. Silahkan baca pada bagian prestasi siswa binaan:

https://drive.google.com/file/d/1H3vu0gDW7bNajorVCVLyZ1c0VUR1e2Os/view?usp=sharing

Berdasarkan data prestasi yang diperoleh oleh siswa binaan penulis di Islamic  and Writing Club, selama 11 tahun ini, dapat dijelaskan bahwa pembinaan yang telah dilakukan telah membuahkan hasil berupa prestasi juara atau kemenangan di hampir semua event. Hal ini dikarenakan mereka yang berjuang meraih prestasi sebelumnya telah dididik, ditempa untuk menghancurkan segala halangan dan rintangan dalam dirinya. 

Selanjutnya, berbagai skil, kecakapan literasi dan kekuatan mental spiritual menjadi ditanamkan sebagai pondasi utama dalam diri mereka untuk mengokohkan semangat juang dan menguatkan langkah mereka dalam memperoleh prestasi. Hal ini juga menjadi bukti bahwa IWC SMAIFA memberikan dampak positif dan kontribusi nyata dalam membangun prestasi siswa dalam banyak bidang. Dengan kata lain, IWC telah melahirkan ratusan bintang yang sangat terang di bidangnya masing-masing. Mereka adalah kumpulan siswa yang penulis ajak dan bersamai dalam menggali kemampuan dirinya dan mengembangkannya ke arah yang positif.

 

  1. DAMPAK IWC TERHADAP SISWA, ALUMNI, GURU, DAN SEKOLAH, SERTA MASYARAKAT

  2. Dampak Positif IWC bagi siswa SMA Islam As-Shofa

    IWC memberikan banyak dampak positif bagi siswa yang penulis bombing dan bina di dalamnya, di antaranya;

  3. Siswa memiliki berbagai keterampilan mulai dari analisis masalah, problem solving,  grow mind set, dan lainnya.

  4. Siswa menemukan potensi dalam dirinya serta mampu menganalisa kekurangan dirinya.

  5. Tertanamnya karakter-karakter baik dalam diri siswa, misalnya jujur, disiplin, tanggung jawab, kreatif, inovatif, bekerja sama, peduli, dan lainnya.

  6. Siswa memiliki kemampuan dalam membaca, meneliti, dan menginovasi hal-hal yang bermanfaat untuk umat.

  7. Siswa memiliki kemampuan untuk berbicara di depan umum, berpikir logis dan mampu berkomunikasisecara sehat dengan orang lain.

  8. Siswa mampu melahirkan pemikiran, produk jasa atau barang yang inovatif dan kreatif sesuai dengan bidang yang ditekuninya.

Silahkan klik link untuk melihat contoh produk siswa dalam IWC SMAIFA:

 

  1. Tumbuhnya sikap kompetitif alam diri siswa sehingga dia kan tumbiuh menjadi pribadi yang bersemnat danmemilki motivasi untuk maju.

    Silahkan tonton testimoni siswa mengenai diri penulis dan pengaruh pembinaan yang telah penulis lakukan.

  2. Siswa  yang meraih prestasi mendapatkan peluang  lebih banyak untuk diterima di perguruan tinggi terbaik sesuai dengan minat dan bakatnya. Bahkan ada siswa binaan penulis yang diterima di lima universitas terbaik di Indonesia. Sebagian mereka ada juga yang mendapatkan beasiswa penuh, dan beasiswa lainnya.

  3. Silahkan klik tautan untuk melihat satu di antara testimoni dan bukti siswa yang masuk perguruan tinggi dengan bekal prestasi dari bimbingan penulis:

Sertifikat dan bukti penghargaan akan sangat dibutuhkan untuk dilirik oleh kampus dalm lembaga yang memberikan beasiswa.

 

  1. Dampak Positif IWC bagi guru SMA Islam As-Shofa

    Dampak kehadiran IWC bagi guru-guru di SMA Islam As-shofa di antaranya:

  2. Para guru bersemangat untuk melakukan pembinaan pada siswa sesuai dengan mata pelajaran dan kemanpuannya setelah melihat keberhasilan yang didapatkan IWC.

  3. Para guru banyak yang memberikan respon positif dan belajar kepada penulis  dengan cara untuk memberikan pembinaan dan menguatkan siswa agar berprestasi dalam bidangnya masing-masing.

  4. Pimpinan sekolah memberikan dukungan, baik moral dan material untuk semua kegiatan IWC yang penulis lakasanakan bersama para siswa. 

  5. Bagi penulis, keberadaan IWC ini memotivasi penulus juga untuk berkarya, berinovasi, dan meraih prestasi. Sembari mengajar, penulis terus belajar. Sembari membina siswa penulis juga membina diri sendiri sebagai seorang guru yang terus bertumbuh di setiap masa.

     

  6. Dampak Positif IWC bagi Alumni SMA Islam As-Shofa

    Dampak positif  IWC SMAIFA kepada alumni banyak sekali, di antaranya:

  7. Mereka mendapatkan kesempatan kuliah lebih di perguruan tinggi terbaik di dalam negeri dan luar negeri dengan melampirkan portofolio prestasinya.

  8. Alumni memiliki kemampuan membaca, menulis, analisis, problem solving, public speaking, team work yang sangat berguna untuk menghadapi perkuliahan dan kehidupan sesudahnya.

  9. Bisanya alumni yang tergabung di IWC cepat menyelesaikan perkuliahan karena terbantu dengan banyak skill yang mereka miliki. Mereka juga sangat melek teknologi dan proses digitalisasi.

  10. Para alumni sangat mudah bergaul di kampus dan di masyarakat, berorganisasi, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat setelah lulus dari SMA Islam As-Shofa Pekanbaru

  11. Alumni yang dibina di IWC SMAIFA, Al-hamdulillah, dimudahkan Allah dalam mendapatkan pekerjaan, profesi sesuai dengan keahliannya. Contohnya, “Lima bintang senja” di awal pendirian IWC SMAIFA, pada tahun 2026 ini telah menjadi orang yang berguna bagi bangsa dan negara. Fikri Ruriyandi menjadi Dokter, Agil menjadi ekonom dan praktisi ekonomi. Iqbal Arlendo telah menjadi seorang ustadz dan guru, Nuzul juga berprofesi sebagi pendidik, sedangkan Meliona bekerja sebagai analis data digital dan memilih tetap tinggal di Hamburg Jerman sambil  melanjutkan studi S2-nya. Silahkan lihat link dari alumni yang menjadi bagian lima bintang awal. Sebagia bukti keberadaannya di Jerman, Silahkan klik tautan video Meliona di bawah ini saat dia mengucapkan Selamat Milad untuk Sekolah As-Shofa.

    https://www.instagram.com/reel/DX3ChAdp7cN/

  12. Dampak Positif IWC bagi Gerakan Literasi SMA Islam As-Shofa

    Keberadaan IWC memberikan dampak positif kepada pihak sekolah. Beberapa dia antaranya:

  13. SMA Islam As-shofa menjadikan IWC sebagai program unggulan dan nilai jual untuk promosi sekolah.

  14. SMA Islam As-shofa mengadakan Pekan Karya Tulis Ilmiah sebagai sarana untuk menampung karya tulis siswa, khusuanya mereka yang telah bergabung di IWC.

  15. Pihak sekolah memberikan ruang khusus untuk pembinaan IWC dan literasi lainnya di Perpustakaan SMA IslamAs-Shofa.

  16. Sekolah medapatkan bantuan khusus dari pemerintah karena siswa yang tergabung dalam IWC memperoleh medali perunggu pada ajang OPSI (Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia) Puspresnas (Pusat Prestasi Nasional).

  17. Sekolah menfasilitasi guru-guru untuk mendalami ilmu kepenulisan dan public speaking seperti yang dilakukan oleh IWC SMAIFA.

 

  1. Dampak Positif  IWC SMAIFA bagi orang tua siswa

Orang tua juga mendapatkan kebaikan dengan keberadaan IWC untuk anak-anak mereka. Bebebrapa manfaat yang didapatkan mereka adalah:

  1. Orang Tua siswa semakin percaya dan bangga anaknya bisa ikudan dibina di IWC SMA Islam As-Shofa Pekanbaru

  2. Mereka memberikan dukungan penuh, jik ada event yang diikuti oleh ana-anaknya. Dukungan itu berupa moral dan material

  3. Orang tua siswa bersemngat untuk memberikan sumbangsih pemikiran untuk mengembangkan kegiatan Islamic and Writing Club (IWC) SMA Islam As-Shofa Pekanbaru 

  4. Dampak Positif IWC SMAIFA bagi Sekolah lain di Kota Pekanbaru

Keberadaan IWC memberikan dampak positif kepada pihak sekolah lain di Kota Pekanbaru. Beberapa dia anataranya:

  1. Banyak sekolah yang termotivasi dan terinspirasi sehingga membuatkan program yang serupa

  2. Banyak sekolah, khusunya SMA dan SMK di kota Pekanbaru yang studi banding ke SMA Islam As-Shofa untuk melihat secara dekat pelaksanaan kegiatan IWC.

  3. Banyak sekolah yang meminta penulis untuk menjadi pemateri motivasi,berprestasi bagi siswa, guru, dan warga sekolahnya, khususnya yang berkaitan dengan literasi dan prestasi keislaman.

 

  1. Dampak Positif IWC SMAIFA bagi masyarakat

Keberadaan IWC SMAIFA memberikan dampak positif kepada masyarakat di Kota Pekanbaru. Beberapa dia anataranya:

  1. IWC menyiapkan siswa yang dikader untuk menjadi imam, khatib, mubaligh, dan penulis yang langsung mengabdi pada masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya. 

  2. Masyarakat dapat membaca hasil penelitian dan tulisan dari siswa yang terlibat dalam kegiatan IWC dan menjadikan sumber inspirasi.

 

 

  1. PROGRAM KEBERLANJUTAN IWC SMAIFA DI MASA DEPAN

    Penulis dengan dukungan semua pihak, terutama Pembina dan Pengurus Yayasan, kedirekturan Pendidikan As-Shofa, pimpinan SMA Islam As-Shofa Pekanbaru, seluruh majelis guru SMAIFA, orang tua siswa, dan pihak lainnya akan terus berjuang membesarkan keberadaan IWC SMAIFA ini dengan beberapa rencana yang positif, di antaranya:

  2. Menjalin kerjasama yang lebih erat dengan Dinas pendidikan dan pengambil kebijakan di sekolah.

  3. Menjalin kerjasama dengan banyak universitas atau perguruan tinggi dalam dan luar negeri untuk mendukung dan menguatkan program-progran unggulan yang dilaksanakan di IWC SMAIFA.

  4. Mencari sponsor atau pihak swata yang bisa membantu mensponsori penelitian, penulisan  atau kegiatan training yang dilakukan nantinya oleh siswa dan guru yang tergabung dalam IWC SMA Islam As-Shofa Pekanbaru.

  5. Mempererat hubungan dengan OTPD dan masyarakat untuk membesarkan dan mengembangkan program IWC SMAIFA di masa depan.

 

  1. SEKUNTUM MAWAR TERIMA KASIH UNTUK SEMUANYA

    Sebagai penutup dalam tulisan praktik baik ini, izinkan penulis untuk menyampaiakan puji syukur kepada Allah Ta’ala atas semua kebaikan dan kemudahan yang diberikan, khususnya dalam sebelas tahun perjalanan Islamic and Writing Club (IWC) SMAIFA. Selanjutnya, penulis menyampaikan sekuntum mawar ucapan terima kasih untuk:

  2. Dewan Pembina Yayasan AS-Shofa, Ibu Hj. Yulis Eriswati, S.Pd, dan Ibu Aulia Syaf, M.Psi

  3. Ketua Yayasan As-Shofa, Bapak Aprinandes, S.Pd beserta seluruh pengurus yayasan.

  4. Direktur Pendidikan As-Shofa, Ibu Nur Azizah, ST, S.Pdi dan semua wakil direktur.

  5. Kepala SMA Islam As-Shofa, Ibu Rahma Maidianti, M.Si dan seluruh Wakil Kepala Sekolah.

  6. Seluruh majelis guru di SMA Islam As-Shofa Pekanbaru.

  7. Seluruh OTPD SMA Islam As-Shofa Pekanbaru.

  8. dan semua pihak yang telah bertungkus-lumus, membimbing, menguatkan Islamic and Writing Club SMAIFA yang tidak bisa disebutkan satu persatu. Baarakallahu fiikum.

Semoga tulisan mampu mengispirasi kita semua bahwa semua. “Jika dipilih, maka jadilah yang terbaik. Jika memilih, maka pilihlah yang terbaik. Jika disia-siakan, maka tinggalkanlah dengan cara yang terbaik. Yakinlah, Insya Allah, semua yang diimpikan jika dilakukan dengan konsisten dan komitmen, dengan izin Allah Ta’ala akan menjadi sesuatu  dan memberikan manfaat  serta kebaikan. Jika kritikan dan cemoohan itu diolah dengan kesabaran serta perjuangan, maka akan melahirkan pencapaian yang tidak pernah dibayangkan. Jazakumullahu khiarul jazak.


 

 

BIODATA PENULIS

hXkmT7bxsz6vW2Go7wmrS1L0iIdh2tkOCG1ziKyr.png

NO HP. WA                  :  085274571191/

                                           085376614543

PEKERJAAN               :  Guru SMA 

TEMPAT BERTUGAS  ;  SMA Islam As-shofa Pekanbaru

EMAIL                          :                        ferymulyadi.shi@gmail.com

AKUN FACEBOOK   :  Abu Faiz

AKUN INSTAGRAM  :  @Abufaizal-bukittinji

ALAMAT RUMAH     :  Jalan Teropong Perumahan Setia Pertiwi I Blok D2 No.15 Desa Kubang Raya Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar Provinsi Riau

 

RIWAYAT PENDIDIKAN TINGGI: 

  1. S1: Syariah (Hukum Islam) Sekolah Tinggi Islam Negeri (STAIN) Sjech. M. Djamil Djambek Bukittinggi 

(Profil Ustadz Fery)

https://drive.google.com/file/d/1H3vu0gDW7bNajorVCVLyZ1c0VUR1e2Os/view?usp=sharing

                                          

(Tetimoni Siswa Binaan)

https://www.instagram.com/p/DRCOPzAE125/

 

Sertifikat Juara, Penghargaan, Foto,Video Ustadz Fery

https://www.instagram.com/p/DRCOPzAE125/

 

PRESTASI DAN PENGHARGAAN

[Periode 2015-2026]

  1. Juara II Media Pembelajaran Guru Berbasis TIK Tingkat Provinsi Riau (2010)

  2. Juara LKTI - PTK Guru Yasfa (2014)

  3. Juara I Penulisan   Best Practice   Guru Tingkat Nasional, Kemendikbud (2014)

  4. Juara I Penulisan Ide Kreatif Guru Yasfa (2014)

  5. Edu Teknical Visit to Japan and South Korea, T.Internasional, P4TK Kemendikbud (2015)

  6. Juara III Artikel Pendidikan Yasfa (2015)

  7. Pengharagaan Guru Berprestasi   Internasional, Yasfa (2015)

  8. Juara Harapan IIundefined Karya     Tulis    Ilmiah Guru Tinhkat Sumatera IOSTPI USU (2016)

  9. Juara 1 Opini Guru Yasfa (2016)

  10.  Juara I PEMC (Physic Education Contest) Fisika Se-Sumatera  FKIP Fisika se-Sumatera UNRI (2017)

  11. Juara III Lomba Naskah   Buku   Berkarakter Tingkat. Nasional. Kemdikbud, Jakarta (2017)

  12. Juara I Lomb Penulisan Naskah   Buku Balai Bahasa Riau (2018)

  13. Juara I Lomba Penulisan   Naskah Buku  Balai Bahasa Sumatera Barat (2018)

  14. Juara I Lomba  Penulisan Hand    Book   Yasfa (2017)

  15. Juara I Lomba LKTI Guru tingkat Provinsi Riau UIR (2018)

  16. Juara I Lomba LKTI Guru PKN dan Sosial T. Sumatera F. Hukum UNAND, Sumbar (2018)

  17. Juara I Lomba Menulis Kisah Inspiratif   Yasfa (2018)

  18. Juara II PEMC (Physic Education Media Contest) Fisika T.Sumatera UNRI (2018)

  19. Juara I Lomba Inovasi Pembelajaran Yasfa  (2018)

  20. Juara II Artikel Pendidikan Inklusi Tingkat Nasional Kemendikbud (2019)

  21. Juara II Cerpen Se-Indonesia FPBSI UIR (2019)

  22. Juara III Cerpen antar Guru Se Provinsi  Riau GISTEK SEBUMI JSIT (2019)

  23. Juara III LKTI Guru SMA/SMK/MA T. Sumatera Bagut SCE USU (2019)

  24. Juara I Training of Trainer Guru Pendidikan Agama Islam T. Provinsi (2019)

  25. Juara II Best Practice Pembelajaran selama Pandemi, LPMP Yogykarta (2020)

  26. Juara II  LKTI Se-Provinsi Balai Bahasa  Riau (2020)

  27. Juara I LKTI tingkat Nasional Sekolah Cendikia Baznas (2020)

  28. Juara I LINKAR Guru tingkat Nasional ASTRA- Kemendikbud (2020)

  29. Juara I Essai Tingkat Nasional, FOSI Universitas Bengkulu (2021)

  30. Juara I Lomba Cerpen SDAIFA, Riau (2021)

  31. Top Ten Guru Al-Qur’an Inovatif Tingkat          Nasional, Griya Al-Qur’an Surabaya (2021)

  32. Juara I Essai Sejarah Tingkat Sumatera   FKIP Sejarah UNRI (2021)

  33. Agen Komunikasi Publik utusan Satgas Covid 19 dan Kemendikbud untuk Provinsi Riau (2021)

  34. Juara I Lomba Video Pembelajaran Inovatif T. P. Riau, Al-Ittihad Expo (2021)

  35. Juara I Shariah Busssiness Plan,   T. Nasional, IAIN Bone Sulawesi Selatan (2021)

  36. Juara II Sociopreneur Tingkat      Nasional, Global Islamic School, Jakarta (2021)

  37. Juara I Lomba Menulis     Cerita  Rakyat Berbahasa Daerah, Balai Bahasa Riau (2021)

  38. Juara I Lomba  Penulisan Buku Pengayaan Balai Bahasa Sumatera Barat (2021)

  39. Juara I Lomba Video Dakwah Kreatif     Tingkat Nasional FEB UNRI, Riau (2021)

  40. Juara I Video EduMath Tingkat Nasional, Institut Pertanian Bogor (IPB), (2021)

  41. Juara I Lomba Cerpen SDAIFA (2021)

  42. Juara II Lomba Cerpen Tingkat Nasional, FBSI UNILAK (2021)

  43. Juara Harapan I, Lomba Video Pembelajaran T. Nasional, Festival Satra UNRI (2022)

  44. Juara I Guru Inspiratif Tingkat Nasional, Satuguru id, Jakarta (2022)

  45. Juara II Lomba Model      Pembelajaran Inovatif, Balai Guru Penggerak Disdik  Riau (2022)
  46. Juara I Lomba Media Pembelajaran Berbasis TIK. Balai Guru PenggerakDisdik Riau (2022)

  47. Top Ten LKTI Sejarah Dinas Kebudayaan Provinsi Riau (2022)

  48. Juara I Lomba Liga Menulis Tingkat Nasional Satu Guru id (2023)

  49. Juara I Lomba Menulis Guru Inspiratif Tingkat Nasional , Institut Ilmu Al-Qur’an Jakarta (2023)

  50. Juara I Micro Teaching Guru Tingkat Nasional, Institut Ilmu Al-Qur’an Jakarta (2023)

  51. Top   Ten  Lomba   Video   Bebas  Stunting Pusdiklat KKB Kemenkes Jakarta (2023)

  52. Juara III Lomba Media Pembelajaran Inovatif Tingkat Nasional, Angkring Sinau, Blitar, Jawa Timur (2023)

  53. Juara I Media Pembelajaran Power Point Yasfa (2023)

  54. Juara I Penulisan Artikel Online Yasfa (2023)

  55. Penghargaan Guru Berprestasi Nasional Yasfa (2023)

  56.  Juara III  Lomba  Menulis  Kisah  Inspiratif Tahibita Project Indonesia (2023)

  57. Juara  I Lomba  Media  Pembelajaran Berbasis Digital  Geografi   Tingkat  Nasional  Univet Bantara Sukoharjo, Jawa Tengah (2023)

  58. Juara I Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Pekon - MK Unand (2023)

  59. Juara 2 Lomba Media Pembelajaran Berbasis Digital UNY (2023)

  60. Juara Harapan II Lomba Media    Pembelajaran Universitas Pakuan Bogor (2023)

  61. Juara I Lomba Menulis Artikel Inklusi Muwafaq banda Aceh (2023)

  62. Juara Harapan II Lomba   Menulis Cerpen Bestari Indonesia (2024)

  63. Juara I Lomba Menulis Cerpen    Tingkat Nasional Olimpiade Rahmat Kediri Jawa Timur (2024)

  64. Juara III Lomba Menulis Esai Kesejarahan Tingkat Nasional FKIP Sejarah UNRI (2024)

  65. Juara  II Guru  Inspiratif  dan Kreatif  Tingkat Nasional   Quipper  Championship,   Jakarta (2024)

  66. Juara II Lomba Menulis Esai Tingkat Nasional FKIP Bimbingan Konseling UNRI (2024)

  67. Juara  I  Lomba  Menulis  Cerpen   Tingkat Nasional Fakultas Ekonomii Syariah Universitas Alma Ata Yogyakarta(2024)

  68. Juara  Favorit Lomba  Menulis  Opini Tingkat Nasional,   Dinas   Perpustakaan   dan  Arsip Kabupaten Kampar 2024

  69. Juara  1Lomba Guru  Inovatif  MKKS Kota Pekanbaru 2024

  70. Juara  Harapan 2  Lomba  Poster Digital  UIFA UNRI (2025)

  71. Juara 2 Lomba Media  Pembelajaran Berbasis    Digital   Tingkat    Nasional    Universitas      Muhammadiyah  Sidoharjo-UNSIDA  –Jawwa       Timiur (2025)

  72. Juara Harapan 1 Lomba Esai Tingkat Nasional OASE FKIP Sejarah, Universita Riau_UNRI (2025)

  73. JUARA 3 Lomba Kontes Microteaching Guru Tingkat Nasional, Pasca Sarjana IAI Diniyah Pekanbaru, 12 September 2025

  74. Guru Terbaik Berliterasi Yayasan As-Shofa  (2025)

  75. Guru Penulis terbaik Yayasan As-Shofa (2025)

  76. Guru Berprestasi Nasiomal As-Shofa (2025)

  77. Penulis terbaik cerita anak berbahasa Minangkabau Balai Bahasa Sumatra Barat (2025)

  78. Penulis dan Penerjemah Terbaik, serta Penulis Terbaik cerita anak berbahasa melayu Riau, Jenjang B1, berbasis STEAM.Balai bahasa Prov. Riau, (2025)

  79. Juara 1 Guru Inspiratif Tingkat Regional Riau, Ajang AHM GURU INSPIRATIF 2025.

  80. Juara 3 Lomba Dakwah Kreatif Tingkat Nasional Al-Madani Expo FISIP UNRI 2025

  81. Fasilitator Daerah (Trainer) CBP Rupiah Bank Indonesia dan BGTK Provinsi Riau (2026)

     

 

 

0

0

Loading comments...

Memuat komentar...

Buat Akun Gratis di Guru Inovatif
Ayo buat akun Guru Inovatif secara gratis, ikuti pelatihan dan event secara gratis dan dapatkan sertifikat ber JP yang akan membantu Anda untuk kenaikan pangkat di tempat kerja.
Daftar Akun Gratis
Klaim Sertifikat & Promo 🎁
Komunitas