PEMBELAJARAN GRATIS BERBAYAR MENGGUNAKAN SAMPAH DAN MODEL PEMBELAJARAN BALII - Guruinovatif.id

Diterbitkan 27 Apr 2026

PEMBELAJARAN GRATIS BERBAYAR MENGGUNAKAN SAMPAH DAN MODEL PEMBELAJARAN BALII

Metode BALII adalah metode yang dikembangkan oleh Ketua Yayasan Project Jyoti Bali. Metode ini merupakan metode yang di kembangkan untuk pembelajaran yang dilaksanakan di Taman Pintar Yayasan Project Jyoti Bali. Sebuah tempat belajar non formal di pedesaan.

Metode Mengajar

Dr. Komang Anik Sugiani, S.Pd. M.Pd.

Kunjungi Profile
6x
Bagikan

PEMBELAJARAN GRATIS BERBAYAR MENGGUNAKAN SAMPAH DAN MODEL PEMBELAJARAN BALI

       Model pembelajaran adalah kerangka atau pola pembelajaran yang digunakan guru sebagai pedoman dalam merancang dan melaksanakan proses belajar mengajar di kelas, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Model pembelajaran adalah pola atau kerangka kerja yang digunakan dalam proses belajar mengajar untuk mencapai tujuan pembelajaran secara efektif dan terarah. Model pembelajaran yang digunakan diharapkan sesuai dengan karakteristik siswa. Model pembelajaran yang tepat akan berdampak yang baik bagi peningkatan kemampuan siswa dalam memahami, mengelaborasi dan mengimplementasikan pengetahuan yang dimiliki.

Yayasan Project Jyoti Bali yang disingkat YPJB merupakan yayasan yang bergerak di berbagai bidang salah satunya adalah pendidikan. Bidang pendidikan Yayasan Project Jyoti Bali memiliki program unggulan yaitu Taman Pintar Yayasan Project Jyoti Bali. Taman Pintar YPJB adalah tempat pembelajaran gratis berbayar menggunakan sampah. Tidak hanya berbayar menggunakan sampah YPJB juga mengembangkan sebuah Model pembelajaran yang inovatif yaitu Model BALII (Belajar Aktif, Literasi, Integrasi dan Inovasi). 

Model BALII ini dikembangkan oleh Ketua Yayasan Project Jyoti Bali yang sudah di terapkan sejak tahun 2016 dalam kegiatan pembelajaran di Taman Pintar YPJB.  Taman Pintar YPJB ini merupakan tempat belajar non formal bagi anak-anak pedesaan. Pembelajaran di Taman Pintar YPJB ini gratis berbayar menggunakan sampah dengan Model pembelajaran BALII. Model BALII ini dikembangkan bertujuan untuk menciptakan proses pembelajaran yang kondusif, aktif dan menyenangkan agar tujuan dari pembelajaran dapat dicapai secara optimal. Model Bali terdiri dari empat point penting dalam proses pembelajaran. Pertama Belajar aktif (active learning) adalah pendekatan pembelajaran yang menempatkan siswa sebagai pusat kegiatan belajar, di mana mereka terlibat secara langsung melalui berpikir, berdiskusi, bertanya, mencoba, dan merefleksikan materi bukan sekadar mendengarkan penjelasan guru. Dalam proses pembelajaran ini siswa berpartisipasi aktif (bertanya, menjawab, berdiskusi), Ada interaksi antara siswa dengan guru maupun sesama siswa, Menekankan berpikir kritis dan pemecahan masalah dan Mengaitkan materi dengan situasi nyata. Kedua Literasi dalam proses pembelajaran adalah kemampuan peserta didik untuk mengakses, memahami, mengolah, dan menggunakan informasi secara efektif dalam kegiatan belajar. Literasi tidak hanya soal membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan berpikir kritis terhadap berbagai sumber informasi. Ketiga Integrasi dalam pembelajaran adalah proses menggabungkan berbagai materi, keterampilan, mata pelajaran  dan teknologi menjadi satu kesatuan pembelajaran yang saling berkaitan agar siswa dapat memahami konsep secara lebih utuh dan bermakna. Keempat Inovasi dalam proses pembelajaran adalah pembaharuan atau pengembangan cara, Model, media, maupun strategi belajar mengajar yang dilakukan guru agar pembelajaran menjadi lebih efektif, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era modern. Inovasi pembelajaran berarti menciptakan cara belajar yang baru atau memperbaiki cara lama agar siswa lebih mudah memahami materi dan lebih aktif dalam belajar.

 

PEMBELAJARAN GRATIS BERBAYAR MENGGUNAKAN SAMPAH DAN MODEL PEMBELAJARAN BALII

 

            

Model pembelajaran adalah kerangka atau pola pembelajaran yang digunakan guru sebagai pedoman dalam merancang dan melaksanakan proses belajar mengajar di kelas, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Model pembelajaran adalah pola atau kerangka kerja yang digunakan dalam proses belajar mengajar untuk mencapai tujuan pembelajaran secara efektif dan terarah. Model pembelajaran yang digunakan diharapkan sesuai dengan karakteristik siswa. Model pembelajaran yang tepat akan berdampak yang baik bagi peningkatan kemampuan siswa dalam memahami, mengelaborasi dan mengimplementasikan pengetahuan yang dimiliki.

 Yayasan Project Jyoti Bali yang disingkat YPJB merupakan yayasan yang bergerak di berbagai bidang salah satunya adalah pendidikan. Bidang pendidikan Yayasan Project Jyoti Bali memiliki program unggulan yaitu Taman Pintar Yayasan Project Jyoti Bali. Taman Pintar YPJB adalah tempat pembelajaran gratis berbayar menggunakan sampah. Tidak hanya berbayar menggunakan sampah YPJB juga mengembangkan sebuah Model pembelajaran yang inovatif yaitu Model BALII (Belajar Aktif, Literasi, Integrasi dan Inovasi). 

Model BALII ini dikembangkan oleh Ketua Yayasan Project Jyoti Bali yang sudah di terapkan sejak tahun 2016 dalam kegiatan pembelajaran di Taman Pintar YPJB.  Taman Pintar YPJB ini merupakan tempat belajar non formal bagi anak-anak pedesaan. Pembelajaran di Taman Pintar YPJB ini gratis berbayar menggunakan sampah dengan Model pembelajaran BALII. Model BALII ini dikembangkan bertujuan untuk menciptakan proses pembelajaran yang kondusif, aktif dan menyenangkan agar tujuan dari pembelajaran dapat dicapai secara optimal. Model Bali terdiri dari empat point penting dalam proses pembelajaran. Pertama Belajar aktif (active learning) adalah pendekatan pembelajaran yang menempatkan siswa sebagai pusat kegiatan belajar, di mana mereka terlibat secara langsung melalui berpikir, berdiskusi, bertanya, mencoba, dan merefleksikan materi bukan sekadar mendengarkan penjelasan guru. Dalam proses pembelajaran ini siswa berpartisipasi aktif (bertanya, menjawab, berdiskusi), Ada interaksi antara siswa dengan guru maupun sesama siswa, Menekankan berpikir kritis dan pemecahan masalah dan Mengaitkan materi dengan situasi nyata. Kedua Literasi dalam proses pembelajaran adalah kemampuan peserta didik untuk mengakses, memahami, mengolah, dan menggunakan informasi secara efektif dalam kegiatan belajar. Literasi tidak hanya soal membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan berpikir kritis terhadap berbagai sumber informasi. Ketiga Integrasi dalam pembelajaran adalah proses menggabungkan berbagai materi, keterampilan, mata pelajaran  dan teknologi menjadi satu kesatuan pembelajaran yang saling berkaitan agar siswa dapat memahami konsep secara lebih utuh dan bermakna. Keempat Inovasi dalam proses pembelajaran adalah pembaharuan atau pengembangan cara, Model, media, maupun strategi belajar mengajar yang dilakukan guru agar pembelajaran menjadi lebih efektif, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era modern. Inovasi pembelajaran berarti menciptakan cara belajar yang baru atau memperbaiki cara lama agar siswa lebih mudah memahami materi dan lebih aktif dalam belajar.

Model pembelajaran BALII yang dikembangkan di Taman Pintar YPJB sangat efektif untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar. Pembelajaran di Taman Pintar YPJB menggunakan Model BALII dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan menyenangkan. Siswa mudah memahami pelajaran dan cepat beradaptasi dengan hal baru, selain itu kemampuan berpikir kritis dan kreativitas siswa terbentuk dengan sangat baik. Inovasi pembelajaran di Taman Pintar YPJB menggunakan media pembelajaran meliputi Arisan pengetahuan, Dadu Seru, kotak ajaib dan digitalisasi. Model BALII membawa arah perubahan dalam proses pembelajaran, siswa belajar bukan sebuah paksaan dan keharusan, melainkan belajar karena suka belajar, mau belajar dan ingin belajar.

Model pembelajaran BALII yang dikembangkan di Taman Pintar YPJB sangat efektif untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar. Pembelajaran di Taman Pintar YPJB menggunakan Model BALII dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan menyenangkan. Siswa mudah memahami pelajaran dan cepat beradaptasi dengan hal baru, selain itu kemampuan berpikir kritis dan kreativitas siswa terbentuk dengan sangat baik. Inovasi pembelajaran di Taman Pintar YPJB menggunakan media pembelajaran meliputi Arisan pengetahuan, Dadu Seru, kotak ajaib dan digitalisasi. Model BALII membawa arah perubahan dalam proses pembelajaran, siswa belajar bukan sebuah paksaan dan keharusan, melainkan belajar karena suka belajar, mau belajar dan ingin belajar.

 

0

0

Loading comments...

Memuat komentar...

Buat Akun Gratis di Guru Inovatif
Ayo buat akun Guru Inovatif secara gratis, ikuti pelatihan dan event secara gratis dan dapatkan sertifikat ber JP yang akan membantu Anda untuk kenaikan pangkat di tempat kerja.
Daftar Akun Gratis
Komunitas