“The Power of 7 Habits Kiini, S.Pd, Gr
TK Islam Kreatif Salsabila Bontang
LATAR BELAKANG
Menurut pasal 3 undang-undang nomor 20 tahun 2003 menyebutkan bahwa pendidikan nasional berfungsi untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.
Pendidikan bertujuan untuk mengembangkan potensi pendidik peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu cakap, kreatif mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab.
Ikhtiar mewujudkan tujuan negara dan tujuan pendidikan nasional dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan dan strategi diantaranya melakukan gerakan 7 kebiasaan anak Indonesia hebat (GiatTKAIH).
GiatTKAIH melakukan perubahan secara intrinsik dan ekstrinsik. Perubahan secara intrinsik GiatTKAIH meniscayakan adanya kesadaran yang dimulai dari diri sendiri, disiplin, self direction dan kemandirian. Tujuannya untuk membentuk mindset, pola piker, niat dan komitmen yang dilakukan melalui proses knowing sehingga terbangun pemahaman alasan dan kesadaran tentang arti perubahan.
Perubahan secara ekstrinsik berasal dari luar seperti motivasi dari guru orang tua dan orang dewasa serta lingkungan berbasis sosial budaya yang positif. Sedangkan proses yang dilakukan melalui pembiasaan sebuah proses berkelanjutan dan suasana yang kondusif yang mendorong memungkinkan dan mendukung terjadinya perubahan.
Karenanya membangun pembiasaan hingga menjadi kebiasaan menuntut konsistensi sehingga membutuhkan ekosistem pendukung serta kolaborasi antara pihak sehingga peran semua pemangku kepentingan sangat dibutuhkan.
Menciptakan generasi emas Indonesia berkarakter adalah hal yang terpenting yang harus dilakukan namun semua usaha tersebut tidak dapat dilakukan secara instan dan singkat semuanya membutuhkan proses dan kesungguhan kita bersama.
Pemerintah Republik Indonesia memiliki visi mewujudkan bersama Indonesia maju menuju Indonesia emas 2045. Untuk mendukung terwujudnya visi tersebut kementerian pendidikan dasar dan menengah mengembangkan tugas untuk mempersiapkan sumber daya manusia atau SDM unggul.
SDM unggul tersebut harus mempunyai delapan karakter utama bangsa yaitu religius, bermoral, sehat, cerdas dan kreatif, kerja keras, disiplin dan tertib, mandiri serta bermanfaat.
Delapan karakter utama bangsa ini dapat tercapai melalui pembiasaan yang harus dilakukan oleh anak setiap hari sehingga membudaya dan terintegrasi internalisasi pada diri anak menjadi karakter.
Pembiasaan yang harus dilakukan oleh anak setiap hari disebut dengan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat bergizi, gemar belajar, bermasyarakat dan tidur cepat.
TK Islam Kreatif Salsabila merupakan salah satu taman kanak-kanak yang berada di kota Bontang Kalimantan Timur yang memiliki 130 orang anak dengan 7 rombongan belajar.
Karenanya orang tua atau wali guru dan satuan pendidikan mempunyai peran penting dalam membimbing anak menerapkan 7 kebiasaan anak Indonesia hebat menggunakan metode atau cara yang penuh kesadaran (maidfulness), bermakna (meaningful) dan menggembirakan (joyful).
ISI
Situasi
Melaksanakan gerakan GiatTKAIH di lingkungan TK Islam Kreatif Salsabila Bontang dengan 130 siswa dan 9 guru tentu tidak mudah. Apalagi dengan kondisi latar belakang siswa dan orang tua yang berbeda-beda, yang berbanding lurus dengan naik turunnya motivasi belajar siswa yang berdampak pada keberhasilan GiatTKAIH.
Selain motivasi yang rendah dalam mewujudkan GiatTKAIH, banyaknya sumber daya alam kebudayaan lokal yang seharusnya dapat terintegrasi dalam mensukseskan GiatTKAIH.
Sehingga ada beberapa alasan mengapa praktek baik itu penting diterapkan yang pertama dapat memberikan solusi terhadap permasalahan terkait rendahnya motivasi para orang tua. Dapat memotivasi saya untuk merancang kegiatan GiatTKAIH yang kreatif, inovatif dan tepat sehingga dapat menghasilkan penerapan GiatTKAIH dengan maksimal.
Dalam praktek baik ini saya berperan sebagai kepala sekolah yang memiliki tanggung jawab yang merancang dan pelaksanaan GiatTKAIH yang kreatif, inovasi, bermakna dan menyenangkan bagi murid.
Mengkoordinir kebutuhan murid dan merancang serta menggunakan metode dan media pembelajaran yang tepat dan inovatif sehingga dapat meningkatkan motivasi dalam melaksanakan GiatTKAIH sekaligus mengenalkan budaya lokal.
Di era globalisasi ini siswa kurang mengenali budaya lokal yang memiliki banyak keistimewaan yang dapat digunakan sebagai sarana yang dapat dikolaborasikan dalam pelaksanaan program GiatTKAIH.
Sehingga ada beberapa alasan mengapa praktek baik ini penting diterapkan yaitu
1. Dapat memberikan solusi terhadap permasalahan terkait rendahnya motivasi siswa dalam melakukan kegiatan GiatTKAIH
2. Dapat memotivasi saya untuk merancang pembelajaran yang kreatif, inovasi dan tepat serta berkolaborasi dengan kearifan daerah Bontang sehingga program GiatTKAIH lebih bermakna dan menyenangkan bagi para siswa.
3. Dapat menjadi referensi bagi teman sejawat, guru dan wali murid dalam menerapkan pergam GiatTKAIH agar lebih efektif dan inovatif.
Tantangan
Adapun tantangan yang dihadapi saya selaku kepala sekolah adalah merancang program GiatTKAIH yang kreatif, inovatif, kolaborasi dengan kearifan lokal daerah agar tepat dan efektif sehingga GiatTKAIH dapat terlaksana dengan bermakna dan menyenangkan bagi siswa. Sekaligus mengajak para orang tua siswa untuk andil membimbing dan mengarahkan siswa ketika berada di rumah. Juga kemampuan dan kompetensi guru dalam mensukseskan kegiatan GiatTKAIH perlu diasah dan dimotivasi lagi untuk mendukung program tersebut.
Aksi
Untuk mengatasi hal ini maka strategi yang dapat saya lakukan sebagai kepala sekolah yakni membuat media digital yang inovasi, kreatif yang saya beri nama "The Power of 7 Habits Kids", Mencintai Budaya Lokal dan Membentuk Karakter Anak di TK Islam Kreatif Salsabila Bontang. Langkah aksi tersebut adalah :
Memberikan pemahaman akan pentingnya program GiatTKAIH terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam praktek baik seperti guru, wali murid dan murid.

2. Memaparkan media digital "The Power of 7 Habits Kids", kepada guru dan wali murid serta mempraktekkan keunggulan media tersebut dalam mensukseskan program GiatTKAIH.

3. Mempraktekkan dan menggunakan media digital "The Power of 7 Habits Kids", dalam kegiatan sehari-hari.

4. Evaluasi pencapaian media digital "The Power of 7 Habits Kids" dalam mensukseskan program GiatTKAIH
Adapun penjelasan media digital "The Power of 7 Habits Kids" adalah media digital yang dirancang menyenangkan dan menarik merupakan sarana untuk memudahkan para siswa yang didukung para wali murid dan guru dalam melaksanakan program GiatTKAIH dirancang secara kreatif, inovatif dan tepat sasaran. Media digital "The Power of 7 Habits Kids" memuat menu (bila ditekan gambarnya/tulisannya) :
1. Prakata Media yakni kata pengantar yang saya tulis selaku kepala sekolah untuk menjelaskan nilai penting GiatTKAIH dalam upaya mencetak generasi emas 2045 mendatang.
2. Agenda Harian Siswa, yang diisi oleh walimurid untuk evaluasi pencapaian dan pelaksanaa GiatTKAIH tiap hari/pekan. Dirancang memuat tiap kelas, tiap siswa terangkum dalam media ini. Wali kelas dapat mengevaluasi pencapaian agenda harian siswa perpekan terkait 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di media ini.
3. Buku Cerita Anak Digital 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam bentuk cerita anak penuntut berakhlak mulia berkolaborasi dengan budaya local kota Bontang Kaltim, sekaligus terdapat tips untuk orang tua.

Games menarik untuk melihat pencapaian siswa terkait GiatTKAIH, tentang kebiasaan anak bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat bergizi, gemar belajar,bermasyaraat dan tidur cepat.
5. Panduan Literasi Usia Dini yang merupakan e-book panduan literasi usia dini, tentang kegiatan keseharian juga mencintai budaya local kota Bontang berkolaborasi dalam mensukseskan program GiatTKAIH.
6. Kumpulan Cerita Anak E-Book adalah hasil cerita anak dari program literasi usia dini, terkait keseharian siswa, mencitai budaya local kota Bontang berkolaborasi terkait program GiatTKAIH.
Di bawah ini terdapat gambaran cover dari Media digital "The Power of 7 Habits Kids" dengan mengklik gambar maka dapat terlihat permainan, e-book dan petujuk lainnya.

Refleksi
Media "The Power of 7 Habits Kids" telah berlangsung sejak Agustus 2025 setelah 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di kampanyekan. Sebelumnya kegiatan tersebut telah berjalan sejak TK Islam Kreatif Salsabila Bontang berdiri yakni tahun 2020 namun tidak menggunakan media digital.
Media "The Power of 7 Habits Kids" sangat bermanfaat dan menyenangkan bagi anak dalam melaksanakan program GiatTKAIH. Karena terdapat kegiatan media digital yang menarik, ada cerita anak terkait 7 kebiasaan, games dan agenda harian yang menyenangkan. Orang tua juga guru terbantu dalam mensukseskan program GiatTKAIH media yang unk. Pembelajaran dan hal-hal baik dapat disamakan kepada siswa dengan cara menyenangkan.

Selain pencapaian program GiatTKAIH dapat dilaksanakan dengan baik media "The Power of 7 Habits Kids" juga membantu mengenalkan anak-anak dengan budaya lokal kita Bontang karena 7 kebiasaan anak Indonesia hebat dikombinasikan dengan budaya lokal terangkum dalam berbagai kegiatan dalam 7 Kebiasaan. Sehingga media ini menjadi sarana efektif, menghibur dan pembelajaran yang inovatif serta kreatif untuk siswa usia dini. Tentunya lepas dari peran orang tua atau wali murid dan guru sebagai pembimbing siswa
TK Islam Kreatif Salsabila merupakan salah satu taman kanak-kanak yang berada di kota Bontang Kalimantan Timur yang memiliki 130 orang anak dengan 7 rombongan belajar.
Karenanya orang tua atau wali guru dan satuan pendidikan mempunyai peran penting dalam membimbing anak menerapkan 7 kebiasaan anak Indonesia hebat menggunakan metode atau cara yang penuh kesadaran (maidfulness), bermakna (meaningful) dan menggembirakan (joyful).
Penutup
Membangun pembiasaan hingga menjadi kebiasaan menuntut konsistensi sehingga membutuhkan ekosistem pendukung serta kolaborasi antara pihak sehingga peran semua pemangku kepentingan sangat dibutuhkan.
Menciptakan generasi emas Indonesia berkarakter melalui program GiatTKAIH.adalah hal yang terpenting yang harus dilakukan namun semua usaha tersebut tidak dapat dilakukan secara instan dan singkat semuanya membutuhkan proses dan kesungguhan kita bersama.
Akhirnya, demikianlah program media digital "The Power of 7 Habits Kids" dalam upaya mensukseskan kegiatan GiatTKAIH. Semoga dengan praktek baik ini dapat memberikan inspirasi bagi para kepala sekolah dalam merancang dan membuat media digital yang kreatif inovatif serta rekan guru serta wali murid, dan memberikan manfaat kepada peserta didik, sekolah pada khususnya 130 siswa di TK Islam Kreatif Salsabila Bontang dan dunia pendidikan di Indonesia pada umumnya.
https://sites.google.com/admin.paud.belajar.id/7habitsalsabila/home
#GuruInovator #Hardiknas2026 #InsanPendidikanBerdampak