Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar baik lingkungan pendidikan formal maupun nonformal .Hal ini berarti bahwa pembelajaran merupakan suatu aktifitas yang dilakukan oleh pendidik dan peserta didik pada suatu lingkungan belajar tertentu dengan memanfaatkan sumber-sumber belajar yang relevan dan mengacu pada kurikulum yang berlaku seperti tujuan, isi/materi, metode/strategi pembelajaran, dan evaluasi. Keempat komponen ini saling terkait dan menjadi fondasi dalam perencanaan serta pelaksanaan pembelajaran di sekolah.
Demikian pula halnya dengan pembelajaran Bahasa Arab, Demikian pula halnya dalam pembelajaran Bahasa Arab, seorang pendidik dituntut untuk mampu menyampaikan materi pembelajaran secara sistematis, terarah, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. permasalahan yang sering di alami dalam proses pembelajaran adalah penulisaan peserta didik huruf hijaiyah masih kurang sesuai dengan kaidah tulisan khot bahasa Arab, Selain itu, proses pembelajaran yang berlangsung juga cenderung belum terstruktur, kurangnya integrasi antar keterampilan berbahasa (maharah), serta sistem penilaian yang masih bersifat sederhana dan belum mampu mengukur tingkat penguasaan peserta didik secara komprehensif yang mencakup empat maharoh.
Urgensi inovasi pembelajaran ini dilatarbelakangi oleh berbagai permasalahan yang terjadi dalam proses pembelajaran Khususnya Pembelajaran bahasa Arab dari Road map pembelajaran bahasa Arab, tulisan Khot bahasa Arab, penilian bahasa Arab berbasis Arabic Mastery Assessment System (AMAS) untuk Mengoptimalkan Empat Maharoh Bahasa Arab dan penunjang dalam bahasa pembelajaran bahasa Arab yaitu Penguasaan Kosa-kata.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan Smart Arabic Learning Media: Inovasi Sistem Pembelajaran Berbasis Road Map Terstruktur, Pembelajaran Khat Bahasa Arab Terintegrasi Arabic Mastery Assessment System (AMAS) untuk Mengoptimalkan Empat Maharoh Bahasa Arab dan Penguasaan penunjang Kosa-kata di SMA Integral Ar-Rohmah Malang.
“Bagaimana efektivitas Smart Arabic Learning Media berbasis Road Map terstruktur, pembelajaran khat Bahasa Arab, dan Arabic Mastery Assessment System (AMAS) dalam mengoptimalkan penguasaan empat maharah Bahasa Arab (istima’, kalam, qira’ah, kitabah) serta penguasaan kosa kata peserta didik di SMA Integral Ar-Rohmah Malang?”
Setiap ruang kelas diisi oleh individu-individu yang unik. Siswa datang dengan latar belakang, minat, kemampuan, serta gaya belajar yang berbeda-beda. Dalam realitas seperti ini, pendekatan pembelajaran yang seragam atau one-size-fits-all semakin kehilangan relevansinya. Alih-alih mendorong kemajuan, pendekatan tersebut justru berisiko meninggalkan sebagian siswa dan menghambat potensi mereka. Dari latar belakang ini membuat sebuh Sistem pengembangan bahasa Arab yang mencakup Road Map terstruktur, pembelajaran khat Bahasa Arab, dan Arabic Mastery Assessment System (AMAS) dalam mengoptimalkan penguasaan empat maharah Bahasa Arab (istima’, kalam, qira’ah, kitabah) serta penguasaan kosa kata peserta didik di SMA Integral Ar-Rohmah Malang?”
Road Map Pembelajaran Bahasa Arab X
Pada Semester 1 dan 2 Santri di bekali dengan penambahan kosa-kata dan pembekalan khot Naskhi bahasa Arab

Roadmap pembelajaran Bahasa Arab kelas X semester 1 dan 2 inidirancang untuk memberikan arah bagi guru dan siswa dalam menguasai keterampilan dasar sekaligus memperluas kosakata. Fokus utama terletak pada:
- Pembekalan kosakata: siswa dilatih memahami dan menggunakan kosakata dalam konteks kehidupan sehari-hari, sehingga komunikasi lisan maupun tulisan menjadi lebih lancar.
- Latihan khat Naskhi: santri kelas sepuluh ditargetkan mampu menulis huruf hijaiyah dengan bentuk dan proporsi yang benar sesuai kaidah.
- Kegiatan tematik: setiap tema (sekolah, masjid, kelas, kamar, kebun) dilengkapi dengan tugas menghafal lima kosakata dan membuat tiga pertanyaan untuk teman, dengan guru berperan sebagai pengawas dan pencatat.
- Penguatan keterampilan berbahasa: kosakata yang kaya mendukung pemahaman teks, keterampilan menyimak, serta penerapan kaidah nahwu-sharaf.
- Evaluasi terstruktur: hasil belajar diukur melalui AKM dan SAS, sehingga perkembangan siswa dapat dipantau secara sistematis di penilian AMAS.
Penilian Modul Praktek bahasa Arab kelas X

Penguatan Keterampilan Berbahasa
Dalam penguatan keterampilan bahasa, modul menekankan 4 maharoh yaitu ;
- Menyimak (istima’)
- Berbicara (kalam)
- Membaca (qira’ah)
- Menulis (kitabah)
Selain itu, pembelajaran juga didukung dengan penerapan kaidah nahwu dan sharaf secara sederhana.
Evaluasi Terstruktur
Hasil pembelajaran dievaluasi melalui sistem AMAS sehingga perkembangan kemampuan siswa dapat dipantau secara sistematis, terukur, dan berkelanjutan.

Selanjutnya para siswa menerapkan lingkungan berbahasa Arab di sekolah. Proses dimulai dari kebijakan penerapan lingkungan berbahasa Arab, yang mengarah pada kewajiban siswa untuk menggunakan bahasa Arab dalam aktivitas sehari-hari. Selanjutnya, evaluasi dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu ujian akhir, sumatif tengah semester, dan sumatif akhir semester sebagai bentuk penilaian terhadap kemampuan bahasa Arab siswa.
Referensi
Pusat Kurikulum, Balitbang Depdiknas. Pelaksanaan Kurikulum Berbasis Kompetensi (Jakarta: Balitbang Depdiknas. 2002), hlm. 1.
Memuat komentar...