ONE CLASS ONE PROJECT (OCOP) PROGRAM UNGGULAN UNTUK MENINGKATKAN BRANDING SEKOLAH - Guruinovatif.id

Diterbitkan 04 Mei 2026

ONE CLASS ONE PROJECT (OCOP) PROGRAM UNGGULAN UNTUK MENINGKATKAN BRANDING SEKOLAH

One Class One Project adalah sebuah program unggulan dimana setiap kelas memiliki peran dalam memperbaiki kualitas sekolah. Program unggulan OCOP dilakukan setiap semester dengan tema kegiatan yang berbeda-beda disesuaikan dengan kebutuhan sekolah.

Dunia Pendidikan

Aulia Masyaribu, M.Pd.

Kunjungi Profile
9x
Bagikan

Saya Aulia Masyaribu, S.Pd., M.Pd. selaku Guru Ahli Muda dengan tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah di SDN 3 Mojo mulai dari tanggal 2 Januari 2024 hingga sekarang. Setiap hari pemandangan asri dirasakan saat memasuki sekolah kecil yang berada di Dukuh Kliwonan Desa Mojo Kecamatan Andong Kabupaten Boyolali, berjarak sekitar dua kilometer dari jalan raya Gemolong-Karanggede. Masyarakat sekitar menjulukinya sebagai sekolah oro-oro karena dikelilingi oleh hutan jati dan berdekatan dengan sungai.

Ibarat pepatah “lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya”, setiap sekolah pasti memiliki permasalahan yang berbeda. Saat saya datang untuk mengabdi terdapat permasalahan yaitu berkenaan rendahnya literasi dan kebiasaan murid. Rendahnya literasi dilihat berdasarkan nilai Rapor Mutu tahun 2023 yang masih rendah. Selain itu kebiasaan murid terhadap kebersihan masih tergolong rendah, sebagian besar murid membuang sampah sembarangan di lingkungan sekolah. Tak semudah membalikkan tangan, perlu inovasi dan tekat kuat dalam menyelesaikan masalah tersebut. Langkah awal yang saya lakukan adalah menyemangati warga sekolah dengan sebuah jargon “SD oro-oro, ora kalah karo SD kutho tur pinter agomo”.

Selanjutnya bermodal dari saya yang aktif dalam kegiatan Guru Penggerak dan pernah mengikuti bimtek Pembelajaran Mendalam. Maka saya mendapatkan ilmu yang sangat berharga tentang Inkuiri Kolaboratif. Dimana sebuah permasalahan yang ada di sekolah dapat diselesaikan melalui program unggulan dengan siklus sistematis (Assess–Design–Implement–Reflect). Maka muncullah program unggulan yang saya inisiasi yaitu One Class One Project (OCOP). Sekilas dari nama tampak aneh tetapi tanpa disangka melalui program unggulan tersebut, sedikit demi sedikit kebaikan mulai muncul di SDN 3 Mojo. One Class One Project adalah sebuah program unggulan dimana setiap kelas memiliki peran dalam memperbaiki kualitas sekolah. Program unggulan OCOP dilakukan setiap semester dengan tema kegiatan yang berbeda-beda disesuaikan dengan kebutuhan sekolah.

Tahap assess dimulai dengan mengamati permasalahan dan kebutuhan sekolah. Permasalahan yang ada di lingkungan sekolah adalah berkenaan dengan rendahnya literasi dan kebiasaan membuang sampah sembarangan. Kemudian dilanjutkan dengan berdiskusi bersama rekan guru untuk menentukan kegiatan apa yang akan dilakukan. Tahap ini dilaksanakan dari bulan Januari - Juni 2024. Hingga akhirnya muncul program unggulan OCOP yang akan dilaksanakan setiap semester dengan kegiatan yang berbeda. Pelaksanaan program unggulan OCOP untuk bulan Juli – Desember 2024 berfokus pada kegiatan pemanfaatan lingkungan sekolah dan pembuatan proyek tempat sampah dari galon bekas. Tahap design dimulai dengan kepala sekolah memberikan arahan kepada setiap guru kelas untuk memberdayakan lingkungan sekolah yang sebagian besar terdiri dari lahan hijau, selain itu mengarahkan untuk membuat tempat sampah dari galon bekas dengan tujuan melatih murid untuk disiplin dalam membuang sampah. Tahap implement guru kelas mengajak murid untuk memberdayakan lingkungan sekitar dan membuat proyek tempat sampah dari galon bekas. Murid kelas 1 dan 2 mendapatkan proyek untuk menyirami tanaman yang sudah ada, sedangkan murid kelas 3 – 6 mendapatkan proyek untuk menanam tanaman sayuran di beberapa lokasi lahan hijau. Tak lupa setiap kelas membuat tempat sampah dari galon bekas dan diletakkan di kelasnya masing-masing, kemudian guru bersama murid membuat kesepakatan kelas untuk selalu membuang sampah pada tempatnya. Hingga akhirnya pada bulan Desember 2024 dilaksanakan tahap reflect tentang program unggulan OCOP dengan tema pemanfaatan lingkungan sekitar dan pembuatan tempat sampah dari galon bekas. Kegiatan ini memberikan dampak yang berarti kepada sekolah, sebagian besar murid sadar dalam memberdayakan lingkungan sekitar dan mereka mulai sadar untuk membuang sampah pada tempatnya. Walaupun program unggulan OCOP dengan tema pemanfaatan lingkungan sekitar dan pembuatan tempat sampah dari galon bekas berjalan hingga bulan Desember 2024, tetapi kegiatan positif ini tetap dilaksanakan hingga sekarang.

VLtL4zjDFQLXVXRRkLCx6jAp9k7QUvn2ytWMlKZq.jpg

Gambar 1. Kegiatan Pemanfaatan Lingkungan Sekitar

Pelaksanaan program unggulan OCOP untuk bulan Januari – Juni 2025 berfokus pada kegiatan membaca nyaring. Kegiatan ini diterapkan karena bermodal saya pernah menjadi fasilitator literasi BBPMP Jawa Tengah tahun 2023 dan aktif menjadi penulis Boyolali Kaya Cerita tahun 2022 – 2025. Bahan pendukung lain adalah pada tahun 2024 SDN 3 Mojo mendapatkan hibah buku bacaan bermutu dari Balai Bahasa Jawa Tengah. Kegiatan membaca nyaring memiliki manfaat untuk menimbulkan kecintaan murid terhadap sebuah buku. Tahap design dimulai dengan kepala sekolah mengadakan ToT kepada rekan guru tentang praktek membaca nyaring dengan menggunakan buku bacaan bermutu yang dimiliki, sehingga setiap guru kelas dapat mempraktekkannya bersama murid. Tahap implement guru kelas mempraktekkan membaca nyaring setelah kegiatan Sholat Dhuha. Pengembangan dari kegiatan ini murid dapat melakukan praktek membaca nyaring terhadap rekan lain, selain itu berkat kegiatan ini ada murid yang memiliki bakat dalam bercerita. Tanpa disadari praktek membaca nyaring dapat melatih murid dalam berpublic speaking. Hal ini sangat bermanfaat karena banyak sekali cabang lomba FLS3N, FTBI, dan MAPSI yang bermodal dari kecakapan murid dalam mengungkapkan kata-kata. Hingga akhirnya pada bulan Juni 2025 dilaksanakan tahap reflect tentang program unggulan OCOP dengan tema membaca nyaring. Kegiatan ini memberikan dampak yang berarti kepada sekolah karena sebagian besar murid dapat mengembangakan potensi diri dalam mengungkapkan kata-kata melalui kegiatan membaca nyaring, bercerita, dan kegiatan lain. Walaupun program unggulan OCOP dengan tema membaca nyaring berjalan hingga bulan Juni 2025, tetapi kegiatan positif ini tetap dilaksanakan hingga sekarang.

D07Zn45gi06eroFGrMyjMWmIxMQz6iSM5Y4nGC6o.jpg

Gambar 2. Kegiatan Praktik Membaca Nyaring

Pelaksanaan program unggulan OCOP untuk bulan Juli – Desember 2025 berfokus pada pemanfaatan bank sampah plastik. Kegiatan ini diterapkan karena sebagian besar murid menggunakan botol plastik dan gelas plastik untuk kemasan makanan. Selain itu ada beberapa murid yang sering membuang sampah tersebut sembarangan. Pengadaan bank sampah plastik dapat mengurangi sampah plastik agar dapat dipergunakan lebih manfaat. Tahap design dimulai kepala sekolah bekerja sama dengan guru untuk pengadaan bank sampah plastik. Dengan pemanfaatan media yang ada di sekolah seperti besi dan kayu, kemudian membeli barang pendukung seperti kawat jaring-jaring dan paku. Tahap implement guru kelas menyampaikan kepada murid bahwa saat memakan jajanan, untuk dapat memilah sampah. Sampah berupa botol dan gelas plastik dapat dimasukkan di bank sampah plastik, sampah lain bisa dimasukkan di tempat sampah organik dan anorganik. Hingga akhirnya pada bulan Desember 2025 dilaksanakan tahap reflect tentang program unggulan OCOP dengan tema pemanfaatan bank sampah plastik. Kegiatan ini memberikan dampak yang berarti kepada sekolah karena murid-murid sadar akan memilah sampah, selain itu meningkatkan nilai jual botol dan gelas plastik. Walaupun program unggulan OCOP dengan tema pemanfaatan bank sampah plastik berjalan hingga bulan Desember 2025, tetapi kegiatan positif ini tetap dilaksanakan hingga sekarang.

Ugww9p2PSjpqX6aeCjNAxEbnSRaLfppRBMA0aFYr.jpg

Gambar 3. Pemanfaatan Bank Sampah

Pelaksanaan program unggulan OCOP untuk bulan Januari – Juli 2026 berfokus pada ekstrakurikuler BTQ. Kegiatan ini diterapkan untuk meningkatkan kecintaan murid terhadap Al-Quran dan bagaimana implementasinya dalam kehidupan sehari-hari. Tahap design dimulai kepala sekolah bekerja sama dengan guru PAI dalam menentukan jadwal pelaksanaan ekstrakurikuler BTQ untuk setiap kelas. Tahap implement guru kelas menyampaikan kepada murid tentang jadwal ekstrakurikuler BTQ, kemudian guru PAI melaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah dibuat. Untuk murid kelas 1-3 fokus pada bacaan Iqro dan dipantau dengan menggunakan kartu kendali. Untuk murid kelas 4-6 fokus pada bacaan Al Quran serta hafalan pada Juz 30. Kegiatan ini masih berlangsung hingga sekarang dengan adanya kolaborasi antara kepala sekolah, guru PAI, dan guru kelas. Sebagai pembeda dengan tahun ajaran sebelumnya, untuk lulusan kelas 6 tahun ajaran 2025/2026 akan diberikan surat keterangan hafalan Juz 30 sebagai apresiasi murid dalam mengikuti ekstrakurikuler BTQ.

Ar6aufwvygknZmubdyxpxFAOU3kalV2KL2owt9ZW.jpg

Gambar 4. Kegiatan Ekstrakurikuler BTQ

Pelaksanaan program unggulan One Class One Project (OCOP) memberikan dampak positif bagi murid yaitu menumbuhkan kecintaan terhadap buku bacaan bermutu, melatih public speaking, menumbuhkan kepekaan terhadap lingkungan sekitar, dan melatih untuk bertanggung jawab. Dampak positif bagi sekolah adalah meningkatkan nilai rapor mutu tentang literasi yaitu sebesar 88,89 % di tahun 2024, hingga terciptanya lingkungan yang nyaman. Selain itu kegiatan ini berdampak terdapat prestasi non akademik di SDN 3 Mojo mulai tahun 2024 hingga 2026. Adapun prestasinya di tahun 2024 di tingkat kecamatan yaitu juara 1 FTBI Sesorah Putri, juara 2 FTBI Ndagel Ijen Putra, juara 2 MAPSI Tilawah Putra, juara 3 FTBI Sesorah Putra, juara 3 FTBI Cerkak Putra, juara 3 MAPSI Hifdzil Putra, juara 3 FLS2N Pantomim. Sedangkan prestasi di tahun 2025 yaitu Juara 2 Nasional Sekolah Juara Guru Inovatif.id, Kategori Silver UNS Eco-Friendly School Award tingkat Solo Raya, Juara 1 Kabupaten Lomba Dongeng Putri FTBI, Juara 2 dan Favorit tingkat Kabupaten Lomba Dongeng HAKORDIA, Juara 2 Kabupaten Cerita Islami Putri MAPSI, Juara Harapan 1 Kabupaten Lomba Bertutur Dinas ARPUS, Juara 1 Kecamatan Cerkak Putra FTBI, Juara 2 Kecamatan LSB Putra, Juara 2 Kecamatan Hifdzil Putra MAPSI, Juara 2 Kecamatan Geguritan Putra FTBI, Juara 2 Kecamatan Lari 60 m Putra POPDA, Juara 2 Kecamatan Sesorah Putri FTBI, Juara 3 Kecamatan Wudhu dan Solat Putri MAPSI, dan Juara 3 Kecamatan Ndagel Ijen Putri FTBI. Sedangkan prestasi di tahun 2026 adalah Juara 1 Kecamatan Mendongeng FLS3N.

HFTvrMiNYIwyFklxufkE1aQjxxMFYWBCsxqAJwbv.jpg

Gambar 5. Prestasi SDN 3 Mojo Tahun 2025

Sebuah perubahan dimulai dari pergerakan kecil hingga tumbuh menjadi sebuah kobaran semangat. Tentunya kebaikan sebuah instansi tidak lepas dari kolaborasi antara pendidik, tenaga kependidikan, murid, orang tua, dan masyarakat. Dulu pernah ada stigma bahwa SDN 3 Mojo adalah SD oro-oro yang jauh dari kata harapan, tetapi berkat kolaborasi antar semua elemen menjadikan SDN 3 Mojo menjadi SD oro-oro ora kalah karo SD kutho tur pinter agomo (SD di tengah hutan tidak kalah dengan SD di kota terus pinter juga dalam keagamaan).

Link video testimoni dari Nur Khoimah, S.Pd. (Guru Kelas 6 SDN 3 Mojo) https://drive.google.com/file/d/1qj2vvRlrCOzcZNyc7lKCwgKWoDQdtNZ9/view?usp=sharing 

#GuruInovatif #Hardiknas2026 #InsanPendidikanBerdampak

 

 

 

0

0

Loading comments...

Memuat komentar...

Buat Akun Gratis di Guru Inovatif
Ayo buat akun Guru Inovatif secara gratis, ikuti pelatihan dan event secara gratis dan dapatkan sertifikat ber JP yang akan membantu Anda untuk kenaikan pangkat di tempat kerja.
Daftar Akun Gratis
Klaim Sertifikat & Promo 🎁
Komunitas