Menumbuhkan Rasa Aman dan Nyaman Murid melalui Implementasi 7 Jurus BK Hebat (Kelola Emosi) - Guruinovatif.id

Diterbitkan 27 Apr 2026

Menumbuhkan Rasa Aman dan Nyaman Murid melalui Implementasi 7 Jurus BK Hebat (Kelola Emosi)

Sekolah adalah rumah ke dua bagi murid untuk merasakan keamanan dan kenyamanan dalam berinteraksi, karena murid adalah subyek pendidikan yang aktif. Salah satu cara strategis guru BK dalam membangun lingkungan yang aman dan nyaman adalah dengan memberikan pemahaman tentang "Cara Mengelola Emosi"

Cerita Guru

ISWATUN NISAK

Kunjungi Profile
35x
Bagikan

Tidak dipungkiri bahwa pendidikan merupakan sektor strategis dalam pembentukan mindset dan perilaku manusia, sehingga kepercayaan masyarakat pada dunia pendidikan masih tergolong tinggi untuk dapat mendorong perubahan-perubahan besar yang diinginkan. Salah satu bentuk perubahan yang sedang banyak dibicarakan adalah perubahan karakter yang berdampak pada perilaku manusia.

Murid adalah insan pendidikan yang menjadi subyek aktif bukan obyek pasif dalam proses pembelajaran, pengembangan potensi dan pencarian ilmu pengetahuan. Murid bertindak sebagai pelaku utama dalam proses pembelajaran yang mengembangkan kemampuan bakat dan karakter diri bukan sekedar penerima pengetahuan yang pasif.

Satuan pendidikan merupakan wadah bagi murid dalam proses belajar, pengembangan potensi dan pencarian ilmu pengetahuan. Dalam proses pembelajaran, sering kali guru dihadapkan pada karakter, potensi serta latar belakang sosial, ekonomi dan emosional murid yang berdiferensiasi. Namun guru dan satuan pendidikan dituntut agar tetap dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, aman dan nyaman bagi murid.

Guru BK Berperan Strategis Menciptakan Budaya Positif

Berdasarkan pada hal tersebut, guru BK dapat memposisikan dirinya sebagai tokoh utama selain kepala sekolah dan guru kelas atau guru mata pelajaran dalam mengedukasi murid untuk berkontribusi aktif dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman sehingga tercipta budaya positif bagi seluruh warga satuan pendidikan.

Guru Bimbingan dan Konseling berperan strategis menciptakan budaya positif dengan menjadi fasilitator karakter, mediator konflik, dan motivator disiplin. Mereka membangun lingkungan yang aman melalui pendekatan kasih sayang, konseling preventif (Anti Bullying, Mengelola Emosi), serta kolaborasi erat dengan orang tua dan guru lain untuk menanamkan nilai disiplin dan etika. 

Pentingnya Jurus “Kelola Emosi” Untuk menciptakan Lingkungan Sekolah yang Aman dan Nyaman

Dalam berinteraksi, guru dengan murid seringkali mengalami konflik interpersonal sehingga menimbulkan lingkungan belajar yang kurang kondusif. Tidak menutup kemungkinan konflik tersebut terjadi karena kurangnya pemahaman guru dan juga murid tentang cara-cara mengelola emosi. Mengelola emosi mempengaruhi lingkungan belajar aman dan nyaman karena mampu menciptakan suasana psikologis yang positif, kondusif, dan harmonis yang pada gilirannya dapat meningkatkan fokus dan partisipasi aktif murid. Mengelola emosi juga menjadi fondasi guru dalam memuliakan muridnya, murid menghormati gurunya sehingga tercipta interaksi belajar yang produktif.

Karena itu saya sebagai guru BK yang telah mendapatkan bimbingan teknis 7 Jurus BK Hebat yang diselenggarakan oleh Kemendikdasmen melalui BBGTK Provinsi Jawa Timur merasa bahwa mengelola emosi menjadi salah satu hal yang dapat mengurangi konflik interpersonal antara guru dengan murid. Saya sebagai guru BK berprinsip bahwa mengelola emosi sangat mempengaruhi lingkungan belajar yang aman dan nyaman karena mampu menciptakan suasana psikologis yang positif, kondusif dan harmonis yang pada akhirnya dapat menciptakan budaya positif satuan pendidikan.

Praktik Baik dan Refeksi Bimbingan 

Setelah mendapatkan BimTek tersebut, saya mencoba untuk mengimplementasikan salah satu jurus yaitu Kelola Emosi melalui layanan bimbingan klasikal. Dalam proses bimbingan tersebut, saya melihat antusias murid yang sangat luar biasa keingintahuannya tentang bagaimana cara mengelola emosi dalam kehidupan sehari-hari agar tercipta rasa tenang dan aman. Selama proses bimbingan, saya juga mengenalkan kepada mereka tentang Peta Emosi, Roda pilihan dalam mengelola emosi, serta mengajak murid mengetahui cara mengendalikan emosi. tidak lupa, setelah bimbingan saya mengajak murid-murid saya merefleksikan hasil bimbingan yang sudah mereka terima. Salah satu murid mengatakan, bahwa bimbingan klasikal dengan materi Mengelola Emosi sangat menyenangkan karena mereka dapat praktik langsung mengenali emosi mereka serta cara mengendalikannya.

Melaksanakan berbagi praktik baik setelah mendapatkan ilmu dari pelatihan ataupun dari bimbingan teknis merupakan sebuah keharusan bagi kami insan pembelajar sepanjang hayat dengan tujuan agar ilmu yang kami dapatkan juga dapat diimplementasikan oleh rekan sejawat. Sehingga bimbingan yang tepat juga dapat dirasakan oleh seluruh murid. Dalam berbagi praktik baik yang kami lakukan, kami melibatkan unsur-unsur pendidikan dalam sekolah seperti kepala sekolah, guru mata pelajaran, serta rekan guru bimbingan dan konseling. Dan tidak lupa kami meminta umpan balik hasil berbagi praktik baik tersebut dari kepala sekolah dan beberapa guru yang hadir.

https://canva.link/ul4jtn0qgh2hpqf

0

0

Loading comments...

Memuat komentar...

Buat Akun Gratis di Guru Inovatif
Ayo buat akun Guru Inovatif secara gratis, ikuti pelatihan dan event secara gratis dan dapatkan sertifikat ber JP yang akan membantu Anda untuk kenaikan pangkat di tempat kerja.
Daftar Akun Gratis
Klaim Sertifikat & Promo 🎁
Komunitas