Kak Yahya

Kunjungi Profil

10 JURUS MENJADI GURU INOVATIF

10 Jurus Menjadi Guru Inovatif

Oleh: Khumaedi Yahya, S.Pd

Guru adalah pendidik bangsa yang dimana menjadi tempat pemberi pemahaman. Bangsa akan maju jika memiliki pendidik yang hebat dan inovatif dalam mendidik siswa. Menjadi guru inovatif adalah keterpaduan antara kreativitas dan inovasi dalam pembelajaran dengan pemahaman akan kebutuhan belajar siswa. Menjadi guru inovatif itu wajib karena belajar adalah dinamis maka perlu adanya inovatif-inovatif yang baik dari seorang guru.

Alhamdulillah, 6 tahun sudah saya terjun di dunia pendidikan. Disini saya akan berbagi 10 jurus menjadi guru inovatif.

  1. Menjadi Fasilitator

Guru adalah fasilitator yang bertugas memfasilitasi siswa dalam proses belajar pembelajaran.

Guru harus membuat anak didiknya menjadi kritis, kreatif dan problem solver. Agar anak didik menjadi kritis, guru bisa menumbuhkan budaya bertanya, mengajari anak agar tidak begitu saja menerima logika dan informasi dari orang lain. Agar anak didik kreatif, guru harus memberikan kebebasan berpikir serta memberikan kesempatan berpendapat dan memberikan suatu masalah agar siswa terbiasa memecahkannya sehingga menjadi problem solver.

Saya bersama anak-anak dalam kegiatan Green Camp

      2. Menjadi Inspirator 

Guru sebagai Inspirator, guru harus dapat memberikan ilham yang baik bagi kemajuan siswa. Guru harus dapat memberi petunjuk (ilham) bagaimana cara belajar yang baik. Menjadi guru inspiratif bisa melalui tutur bahasa, pembawaan, etika, karya, cara mengajar, semangat atau bagaimana cara memberikan respon yang baik terhadap permasalahan siswa. Guru inspiratif bukan guru yang hanya mengejar kurikulum, tetapi lebih dari itu, mengajak siswa-siswanya berpikir kreatif (maximum thinking). Guru mengajak siswa-siswanya melihat sesuatu dari luar (thinking out of the box),mengubahnya di dalam, lalu membawa kembali ke luar, ke masyarakat luas. Maka dari itu buatlah kegiatan-kegiatan yang menarik siswa seperti sale-day, market-day, project, outing dan lain-lain agar menunjang kemajuan siswa.

Ekspedisi Gunung Papandayan

        3. Menjadi Motivator

Guru harus mampu mendorong siswa dalam rangka meningkatkan kegairahan dan pengembangan kegiatan belajar siswa. Sebagai seorang siswa rasa lelah, jenuh, mempunyai masalah dan beberapa alasan lain bisa muncul setiap saat. Disinilah guru sangat penting dalam memberikan motivasi, mendorong dan memberikan respon positif guna membangkitkan kembali semangat siswa yang mulai menurun.

Menyemangati anak ketika sedang berkegiatan Outbound

        4. Menjadi Teladan

Guru sebagai teladan bagi peserta didik harus memiliki sikap dan kepribadian utuh yang dapat dijadikan tokoh panutan dan idola dalam seluruh segi kehidupannya. Guru harus selalu berusaha memilih dan melakukan perbuatan yang positif agar dapat mengangkat citra baik dan kewibawaannya, terutama di depan murid-muridnya. Sebisa mungkin guru harus melakukan hal-hal baik yang ia ajarkan kepada siswa agar menjadi guru teladan yang hakiki dan cepat dalam penularan kebaikan.

Description: C:\Users\SAsi\Downloads\WhatsApp Image 2022-07-31 at 07.32.16.jpeg
Kebersamaan bersama anak-anak

                                            

      5. Guru Kreatif

Menjadi guru kreatif merupakan salah satu tuntutan yang harus dipenuhi oleh seorang guru agar pembelajaran tidak monoton. Guru harus memiliki kemampuan untuk menyajikan materi pembelajaran dengan cara yang bervariasi. Seorang guru dapat mengembangkan kreativitasnya dengan beberapa cara seperti : memperluas wawasan, berdiskusi dengan guru lain, mengumpulkan dan mencatat ide kreatif, melatih kreativitas diri dan eksperimen sampai mati. Guru kreatif juga harus pandai memanfaatkan barang-barang yang ada di lingkungan sekitar untuk dijadikan media pembelajaran. 

 Outing - Belajar bercocok tanam

     6. Guru Variatif

Seorang guru perlu menggunakan beberapa metode dalam menyampaikan suatu pokok bahasan tertentu. Dengan variasi beberapa metode dalam sekali pembelajaran akan membuat siswa jauh lebih fokus dan tidak jenuh. Jadi jangan sampai dalam proses belajar pembelajaran guru hanya menggunakan satu atau dua metode seperti guru berceramah di depan dan siswa hanya mendengarkan, itu akan membuat siswa sangat jenuh. Gunakanlah variasi beberapa metode agar belajar lebih menyenangkan.

Outbound Trust Fall Kebersamaan

    7. Guru Komunikatif

Menjadi guru komunikatif itu sangatlah penting. Bangunlah proses komunikasi yang efektif dengan komunikasi yang melayani kapan harus bisa menjadi guru yang dihormati dan didengarkan penjelasannya. Selipkan humor di dalam pengajaran anda. Hal ini akan membuat suasana kelas menjadi nyaman, tidak menegangkan, jawablah pertanyaan yang diberikan sebaik yang anda bisa, jadilah pendengar yang baik dan aktif meskipun pertanyaan itu sepele. Hal ini bisa membangun komunikasi sehingga menjadikan siswa nyaman dengan anda karena menjadi guru yang membangun komunikatif dengan siswanya didalam kelas, ketika mereka memiliki masalah terkait pelajaran, bantulah mereka, tunjukkan empati anda sebagai guru karena ingin membantu mereka menyelesaikan masalahnya.

Jadilah guru yang ramah dan friendly bagi siswa. Guru yang ramah dan friendly adalah karakteristik guru yang dapat membuat siswa nyaman dengan penyampaian dapat memposisikan diri kita sebagai guru untuk menjadi teman atau sahabat bagi siswa dengan tetap ramah dan komunikatif dalam berinteraksi dengan siswa di dalam proses belajar mengajar. Menjadi guru yang ramah dan friendly serta komunikatif tidaklah sulit hal ini bisa kita lakukan dengan mengerti keadaan mereka, melibatkan anak untuk turut berpartisipasi dalam segala hal selama kegiatan belajar mengajar berlangsung, tidak diskriminatif dengan aktivitas yang menyenangkan dan penuh kasih sayang, guru harus bisa menempatkan kapan bisa menjadi teman atau sahabat bagi siswa-siswa kita, kebanyakan siswa saat ini paling tidak suka dengan guru yang jaim (jaga image) yang merasa dia lebih tinggi dari segala-galanya.

Selain itu guru juga harus membangun komunikasi yang baik dengan orang tua siswa agar saling sinergi dalam mendidik karena pendidikan itu tidak hanya berpusat pada guru melainkan guru dan orang tua agar nantinya tidak ada lagi kata “Orang tua hanya menitipkan anaknya ke sekolah”.

Refleksi saat kegiatan - Belajar bersama alam

      8. Guru Kooperatif

Guru sejatinya membangun kerja sama atau dapat berkolaborasi baik dengan rekan guru di sekolah maupun di luar sekolah.  Dengan berkolaborasi guru dapat menerima saran maupun kritik, saling bertukar ide atau sekedar menuangkan ide-ide kreatif sehingga dapat dikolaborasikan dengan rekan sejawat.

We are Team 

                                            

     9. Melek Teknologi

Pentingnya melek teknologi di abad 21 bagi dunia pendidikan yang berfungsi untuk menambah informasi,  meningkatkan kemampuan belajar, membuat materi belajar yang lebih menarik sehingga minat belajar siswa semakin meningkat. Bagi seorang guru, kemampuan mengoperasikan aplikasi baik melalui android maupun laptop perlu dimaksimalkan dengan tujuan untuk membuat desain atau model-model pembelajaran yang lebih menarik, inovatif dan menyenangkan. Siswa lebih tertarik dengan media pembelajaran yang dtayangkan melalui LCD proyektor atau media yang sudah diupload ke kanal youtube ataupun link drive.

Masa pandemi covid-19 saat ini menuntut guru inovatif dan melek terhadap teknologi agar pembelajaran jarak jauh bisa dilakukan dengan interaktif dan sebaik mungkin. Guru menjadi faktor yang sangat penting dalam penyediaan pembelajaran yang berkualitas. Mereka diharapkan memiliki pengetahuan, keterampilan, dan etika dalam pembelajaran secara online.

Membuat Video Pembelajaran

     10. Menerima Kritik

Belajar tanpa refleksi adalah sia-sia dan refleksi tanpa belajar itu berbahaya. Sebagai guru harus bersikap terbuka dan menerima saran serta kritik baik dari pengawas, kepala sekolah, rekan guru maupun siswa. Murid adalah objek yang sangat penting dan benar-benar memperhatikan tingkah laku kita ketika di depan kelas maupun dalam keseharian kita sebagai pendidik. Dengan sikap reflektif, kita mau membuka diri dan menjadikan semua saran dan kritik tersebut sebagai evaluasi diri dan membangun menjadi guru yang lebih inovatif. 

Belajar mengemukakan pendapat di depan guru dan teman-teman

                                                                        


Komentar (2)

Tuliskan Komentar Anda

Komentar Terbaru

Anggi mursaningrum, M.Pd
1 bulan yang lalu

Mantap


Eka Miftakhul Jannah
1 bulan yang lalu

Terima kasih atas inspirasinya 👍