Published 19 Apr 2022

Usia Bukan Halangan

Tibalah sekarang ada kesempatan bagi diriku untuk mengikuti berbagai  bidang  lomba dimasa yang penuh dengan hal baru bagi diriku, yang serba daring dan harus ditambah dengan ilmu dan teknologi di bidang Informatika yang semua menjadi hal baru dan harus kukejar ketertinggalan pada  usiaku yang tak muda lagi, aku tetap dengan semangat sangat tinggi dan tetap optimis saja, semua  kukerjakan atas ijinNya. Jika memang diri ini masih  diberi kesempatan tak akan kusia-siakan, tapi jika Allah  berkehendak lain aku juga ikhlas. Semua ada masanya, itu prinsip hidupku.

Cerita Guru

WIDYA HASTUTI,S.Pt

Kunjungi Profile
Bagikan

Tibalah sekarang ada kesempatan bagi diriku untuk mengikuti berbagai  bidang  lomba dimasa yang penuh dengan hal baru bagi diriku, yang serba daring dan harus ditambah dengan ilmu dan teknologi di bidang Informatika yang semua menjadi hal baru dan harus kukejar ketertinggalan pada  usiaku yang tak muda lagi, aku tetap dengan semangat sangat tinggi dan tetap optimis saja, semua  kukerjakan atas ijinNya. Jika memang diri ini masih  diberi kesempatan tak akan kusia-siakan, tapi jika Allah  berkehendak lain aku juga ikhlas. Semua ada masanya, itu prinsip hidupku.

Mungkin suatu anugrah, aku  bisa sampai titik ini. Semua tidak ada yang kebetulan  dalam hidupku.  Usaha, kerja keras dan cerdas harus kutempuh  bahkan sampai titik aku terpisah dari keluarga inti sudah kujalani demi suatu profesi yang  sangat mendarah daging karena seringnya aku melihat orang tercintaku, ibuku sebagai guru yang terhormat di SD tempat dia mengabdikan diri sampai sekarang menjadi pensiunan guru SD. 

Latar belakang pendidikan terakhirku bukanlah seorang guru, latarku sebagai seorang yang bergelar Sarjana Peternakan. Yah tak apa aku tak patah arah untuk berbuat.  Tapi seringnya aku berada pada lingkungan pendidik menyebabkan aku untuk mencoba dan berkompetisi disekolah swasta di Provinsi Jambi. Mencoba mengikuti  jalan yang sudah  di gariskan  untukku, aku menikmati dan bangganya sebagai pendidik disekolah swasta yang dituntut kesungguhan dan   keseriusan dalam menjalani hari-hari sebagai  seorang pendidik. Banyak  hal  yang harus kupelajari secara bersungguh-sungguh karena  bidang pendidikan masih sangat kurang sekali karena ilmu diperguruan tinggi yang kudapatkan adalah ilmu murni dan jauh sekali dari bidang yang dituju, tapi arah  untuk memuaskan  diri  dalam menutupi  kurangnya ilmu dibidang pendidikan, banyak cara yang ditempuh sehingga bisa  membantu banyak dalam  kelancaran  dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.

Sebagai seorang pendidik  di lingkungan sekolah  swasta sangat  membantuku untuk tangguh dan kuat,  optimis dengan jam kerja yang sangat panjang dan penghasilan  yang kecil tidak membuat aku patah, cukup bersyukur  bahwa aku bisa mendidik anak  bangsa dengan rasa cinta dan  motivasi yang tinggi. Aku dididik untuk terus berkarya untuk tetap  bisa bertahan  dan  masih digunakan tenagaku untuk berada di Yayasan tersebut.
Beberapa  Lembaga  Pendidikan swasta  sudah  ku jalani dan harus tetap sukses  dibeberapa tugas tambahan selain guru dan terlatih  sebagai  pembina  dibeberapa kegiatan ekstrakuikuler, Alhamdulillah semua bisa kujalani  dengan ikhlas dan  semua kebutuhan dapat tertutupi dengan penghasilan yang didapat. 

Setelah menjalani hidup sebagai guru honor  di  sekolah swasta dan menjadi seorang pelatih drumband disekolah tersebut,  akhirnya aku mencoba   untuk berikhtiar  untuk menjalani hidup dan mengabdi sebagai guru honor di sekolah Negeri yang letaknya jauh dari keluarga dan anakku kutitipkan pada orang tuaku yang memang berkeras tidak boleh membawa anak di tempatku mengabdi disalah satu kabupaten di provinsi Jambi yakni Kabupaten Tanjabtim yang biasa dikenal orang Muara Sabak.  Kehidupan yang keras di dunia swasta telah membuat dunia yang baru begitu indahnya untuk dijalani. Kehidupan tidak terlalu keras dihadapi tetapi harus dalam bentuk lain  cobaannya, aku harus  berpisah dengan keluarga  intiku, suami dan anakku satu-satunya. Tapi demi pengabdian yang harus berujung  akhirnya semua terbayar  dan aku dipercaya  menjadi Pegawai Negeri  Sipil  dalam usia yang  sudah cukup banyak yakni umur 43 tahun.  

Itu bayaran indah  yang kuterima setelah semua tenaga,pikiran dan  pengabdian  kujalani. Ini hadiah untuk keluargaku yang dengan  setia dan sabar memotivasi  berjuang sendiri di rantau dan jauh dari  keluarga. Obat sudah di dapat dan penghasilan meningkat, tinggal menikmati hari-hari dan meningkatkan rasa syukur  kehadapanNya bahwa aku sudah ditempatkan lebih baik dari segi pekerjaan dan tetap mencintai prestasi yang sama sebagai seorang pendidik.

Sampai saat ini selain  berprofesi sebagai seorang guru aku juga telah melewati sebagai guru dengan tugas tambahan sebagai Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Wakil Bidang Sarana Prasarana, sebagai  pelatih Drums  Corp (drum band),pembina Pramuka, pelatih Musikalisasi Puisi dan ada tugas  sekarang sebagai Kepala Perpustakaan.

Beberapa prestasi pernah Ku raih. Di tahun 2004-2007, Aku berkesempatan menjadi Wakil  Kepala Sekolah Bidang Kurikulum  di SMA/K Pelita Raya Jambi. Aku juga berkesempatan menjadi Pelatih Drumband di SMA A-Taufiq Jambi  tahun 1998-2004. Kiprahku di Drums Corp berlanjut dan menjadi Pelatih Drums corp   Bahana Gita Menderang di Kabupaten Tanjung Jabung Timur 2006- sekarang. Melalui kegiatan ini, telah membawa atlet Drum band Kab. Tanjabtim ke ajang Pekan Olahraga Provinsi, Kejurda, Kejurprov, Kejurkab. Dan Banyak medali yang telah diraih atlet- atletku. Selain Drums corp, Aku juga aktif sebagai Pelatih Musikalisasi Puisi  SMAN 5 Tanjabtim, pernah meraih kuara 3  Festival Musikalisasi Puisi Kantor Bahasa Provinsi Jambi  sampai sekarang. Prestasi lain yang pernahku raih ialah sebagai Wakil Kepala Bidang Sarpras  tahun 2014-2018, Wakil Kepala Bidang Kurikulum  tahun 2018-2021, Kepala Perpustakaan tahun 2022-sekarang dan Pembina Pramuka Putri dan telah membawa siswa/i ke berbagai perlombaan baik  Tingkat Kabupaten  dan Provinsi. Dan musibah covid-19 sangat  membuat inspiratif  yang positif bagiku, semua ku manfaatkan untuk berbuat dan mengisi dengan lomba – lomba yang sifatnya daring maupun tatap muka, baik itu lomba Karya Tulis Ilmiah, vlog, mapun mencipta dan menulis puisi dan lagu. 

   Lomba Musikalisasi Puisi Tingkat SMA Se-Provinsi Jambi
Pendampingan Siswa Berprestasi

Saking cintanya dengan Profesi guru, semasa honor aku berusaha untuk bergabung di salah satu Organisasi yang sangat terhormat bagiku, mengambil bagian sebagai Sekretaris di Cabang organisasi PGRI Kecamatan Geragai, lambat laun kulepas sumbangsihku tersebut dan beranjak ke tingkat yang lebih tinggi yakni Pengurus Cabang PGRI Kabupaten Tanjabtim. Yah hasil latihan organisasi tidak sia-sia, aku semakin yakin dengan profesi ini dan sangat mencintai pekerjaanku sebagai pendidik di SMA Negeri 5 Tanjung Jabung Timur dan tetap banggga sebagai Pelatih Drums Corp Drumband milik Kabupaten Tanjabtim, semoga ilmu yang  kuambil dalam  berorganisasi  sangat membuat pengalaman dan teman yang semakin banyak sehingga selalu merasa kurang dan akan selalu memperbaiki diri kedepannya.

Menghadapi  pembelajaran daring dari tahun 2020 sampai sekarang bukan hal yang mudah bagiku. Karena kondisi usia yang sudah dianggap tidak muda lagi tetap membuatku harus terus belajar dan bertahan demi perbaikan sikap dan perbaikan ilmu yang akan ditransfer  kesiswa walau situasi pembelajaran secara daring dan luring, semua dihadapi dan jangan mengalah dengan kondisi dan keterbatasan kemampuan kita. Banyak tempat dan sarana belajar. Bisa dari teman sejawat yang mumpuni di bidang IT maupun dari media sosial dan Internet. 

 Salah satu Vlog yang diperlombakan

  

Kontribusi dalam Pembuatan Bahan Ajar

  

Menjadi Pembina Putri Pramuka

Banyak cara yang sudah kuusahakan dengan pembelajaran daring ini, yang semula hanya menggunakan WA saja, perlahan ku pelajari  berbagai cara berkomunikasi dan  belajar melalui Google classroom, google site, google form, web serta beberapa aplikasi yang dapat membantu siswa untuk cepat dan senang belajar dengan bantuan aplikasi, misalnya dengan Quiziz, Canva, bahkan dengan SPIN. Pokoknya dicoba saja, jika terbentuk bnayak tempat bertanya. Yang jelas dalam hati kecilku, sebagus apapun materi dan  pemahaman teknologi yang dterapkan kesiswa, tangan kita masih dibutuhkan untuk menjamah siswa dengan cinta kita, kasih kita, belayan kita, nasehat kita, ocehan kita sebagai pendidik, sehingga sikap yang baik dan diharapkan sebagai generasi penerus dapat kita peroleh, jalan yang terbaik memang tatap muka tapi jika tidak kita bisa melakukan juga dengan semi tatap muka yang diterapkan seperti sekarang ini, tatap muka terbatas adalah pilihannya. 

  Ikut Membina  Pada Beberapa Lomba Akademik Dan Menulis
 Berkontribusi sebagai Pengurus PGRI kabupaten Tanjabtim
   Sebagai Pelatih Drum Corps Bahana Gita Menderang kab. Tanjabtim
Berperan dalam salah satu Lomba LKTI

Hidup dan pengabdiannku untuk profesi guru ini tinggal kurang lebih 10 tahun lagi. Disisa umurku ini aku berharap ada kesempatan untuk diriku menyumbangkan tenaga dan fikiran  lebih keras dan lebih cerdas lagi demi perbaikan kualitas  kerja dan sumber daya manusia yang akan mengisi negara ini kedepannya. Tinggal  asa dan harapan yang atas ijinNya lagi semua akan terujud. InsyaAllah sumbangsih  bermanfaat adanya. 
Usia bukan halangan, tapi usia bisa menjadi suatu  keharusan yang selalu diingat untuk menjadi lebih baik. Tetaplah berbuat

Buat Akun Gratis di Guru Inovatif
Ayo buat akun Guru Inovatif secara gratis, ikuti pelatihan dan event secara gratis dan dapatkan sertifikat ber JP yang akan membantu Anda untuk kenaikan pangkat di tempat kerja.
Daftar Akun Gratis
Upgrade Memberhip
Upgrade Memberhip
Berlaku hingga
03 Hari
03 Jam
03 Menit
03 Detik
Pilih Membership

0

1

Komentar (0)

-Komentar belum tersedia-

Related Post

Pembelajaran Lebih Menyenangkan dengan Canva
MENDIDIK DENGAN PENUH HATI AGAR MENJADI LEBIH BAIK DARI MENGAJAR
Perpustakaan Sebagai Kunci Kemajuan
“Warna, Rasa, dan Rupa” sebagai Filosofi Diri Menjadi Seorang Guru
4 min
Cita-citaku Bukan Menjadi Guru

Guru Inovatif

Jam operasional Customer Service

06.00 - 18.00 WIB